Pergantian Tahun dan 4 Spirit Islami: Resolusi Menuju Perbaikan Diri
VISI.NEWS | JAKARTA - Pergantian tahun adalah momentum perayaan. Bagi kita, perayaan tahun baru menjadi kebiasaan yang tidak terpisahkan dari aktivitas tahunan masyarakat.
Tiap dari kita memiliki caranya tersendiri dalam mengekspresikan. Gegap gempita kegembiraan secara identik mengarak masyarakat dalam suasana perayaan.
Merayakan pergantian tahun menjadi hal yang wajar. Perayaan 2023 kemarin kita disuguhi dengan beragam kegiatan, seperti istigasah, muhasabah, bakar-bakar, kumpul keluarga, hingga petasan yang saling bersahutan.
Dari sini kita lihat bagaimana momentum pergantian tahun memiliki makna tesendiri di hati banyak orang Islam.
Terkadang, ritus tahunan seperti ini membawa kita pada euforia perayaan yang berlebihan. Pergantian tahun pun menjadi kehilangan maknanya, gersang nilai, dan jauh dari kebaikan.
Alhasil, fenomena seperti perayaan magis tahun baru ini tidak lagi beririsan dengan semangat integral membangun peradaban, kemanusiaan, dan keislaman.
Pada faktanya, sederet kasus yang ironi secara silmultan menghias tahun baru. Berupa tawuran yang menjatuhkan banyak korban, seksualitas dalam fakta pembelian alat kontrasepsi yang meningkat, hingga masalah pencemaran ekologis yang menghasilkan jutaan sampah dalam satu malam.
Euforia perayaan seperti ini mengajak kita pada renungan bahwa perayaan tahun baru dewasi ini terjebak di antara selebrasi dan resolusi.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!