XAG Hadirkan Inovasi "Drone" bagi Petani Kamboja untuk Menghasilkan Singkong secara Berkelanjutan

ED
Selasa, 14 Juni 2022 | 05:53 WIB
Bagikan
XAG Hadirkan Inovasi "Drone" bagi Petani Kamboja untuk Menghasilkan Singkong secara Berkelanjutan

Meski sektor pertanian masih memiliki jumlah tenaga kerja yang memadai, pemilih lahan menghadapi lonjakan biaya hingga $18-25 per hektar ketika memakai jasa pekerja untuk menyemprot pestisida. Sekelompok pekerja hanya mampu menyemprot satu hektar lahan per hari dengan pestisida. Jika musim panen singkong tiba, pekerjaan ini cukup sulit dilakukan.

Pilihan yang lebih aman guna mengatasi lonjakan biaya

Selain efisiensi yang lebih baik, drone membantu petani seperti Chhay Thi menghemat biaya penanaman secara keseluruhan. "Jika memiliki satu unit drone XAG untuk melindungi tanaman singkong ketika musim panen tiba, saya mampu menghemat biaya berkisar $8-10 per hektar, biaya yang sebelumnya harus dikeluarkan untuk penyemprotan manual. Penggunaan drone juga menghemat biaya bahan kimia berkisar 10-30%. Jadi, sarana dan biaya yang berhasil dihemat dapat dialokasikan untuk menanam komoditas lain," kata Chhay Thi saat menyaksikan seluruh proses penyemprotan herbisida yang dilakukan drone.

Agricultural drone juga memiliki manfaat lain, yakni mengatasi kesenjangan panen dan melindungi petani dari paparan bahan kimia. Cara penyemprotan drone dari atas hingga ke bawah sambil mengudara mencegah alat-alat pertanian terkena bahan kimia. Penyemprotan dilakukan secara akurat dan mencegah kerusakan tanaman.

Tanaman singkong dapat tumbuh hingga lebih dari satu meter, kadang bahkan melampaui tinggi manusia. Meski demikian, teknik penyemprotan herbisida biasanya mengharuskan petani membawa alat semprot di punggung atau mengemudikan traktor di lahan perkebunan. Alih-alih menempatkan petani di lokasi lahan perkebunan, drone mengatasi risiko kesehatan akibat menghirup bahan kimia atau keracunan.

Di tempat asal Chhay Thi, banyak warga desa membudidayakan singkong sebagai mata pencaharian utama. "Saya optimis, harga produk yang efisien dan terjangkau akan memperluas skala penggunaan drone di kalangan petani singkong. Agricultural drone XAG tak hanya meningkatkan panen, namun juga membantu petani memenuhi lonjakan permintaan singkong," jelas Chhay Thi.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.