Wujudkan Making Indonesia 4.0, BSSN dan Huawei Tekankan Indeks KAMI Sebagai Evaluasi Kesiapan Penerapan Keamanan Informasi bagi Industri

ED
Sabtu, 19 Februari 2022 | 07:41 WIB
Bagikan
Wujudkan Making Indonesia 4.0, BSSN dan Huawei Tekankan Indeks KAMI Sebagai Evaluasi Kesiapan Penerapan Keamanan Informasi bagi Industri

VISI.NEWS | JAKARTA -  Di Indonesia, keinginan untuk bertransformasi digital sangat tinggi. Namun, transformasi tersebut perlu diiringi pula dengan tingkat keamanan digital yang tinggi. Inisiatif Making Indonesia 4.0 yang diluncurkan Presiden Joko Widodo pada tahun 2018 erat kaitannya dengan keamanan siber. Tujuh sektor industri prioritas yakni makanan & minuman, tekstil & pakaian, kimia, otomotif, farmasi dan alat kesehatan perlu diperkuat dengan keamanan siber yang mumpuni agar dapat mewujudkan ketahanan dari segi sistem maupun operasional. Ini berguna untuk mengamankan setiap komponen value chain dari berbagai ancaman yang berevolusi di era digital, seperti pencurian kekayaan intelektual, malware, ransomware, kebocoran data, serangan terhadap rantai pasok dan sabotase peralatan yang telah diotomasi. Maka, dibutuhkan standar operasional keamanan, standar tata kelola keamanan informasi, dan standar keamanan industrial sebagai praktik terbaik dan kepatuhan yang dapat memastikan tingkat keamanan bagi setiap pelaku industri. Salah satu perwujudannya dapat melalui Indeks Keamanan Informasi (Indeks KAMI).

CyberHub Fest 2022 yang diinisiasi oleh Badan Siber dan Sandi Nasional (BSSN) dan Asosiasi Cloud Computing Indonesia (ACCI), serta didukung oleh Huawei merupakan bentuk dari kolaborasi nyata antara ekosistem quad-helix yang meliputi penyelenggara negara, pelaku usaha, akademisi dan komunitas. Ajang ini diharapkan dapat berkontribusi terhadap literasi keamanan digital dan lingkungan ruang siber dengan keamanan dan keandalan tinggi, serta menjadi motor penggerak daya saing dan inovasi di bidang keamanan siber. CyberHub Fest 2022 menghadirkan pembicara kunci termasuk Syahrul Mubarak, Sekretaris Utama BSSN, Intan Rahayu, Direktur Kamsibersan Industri BSSN, Rr. Retno Artinah S., Direktur Kamsibersan TIK, Media dan Transportasi BSSN, dan Randal Wang Feng, AI Solutions Sales Head, Huawei Indonesia.

Syahrul Mubarak, Sekretaris Utama BSSN menuturkan, “Indeks KAMI merupakan aplikasi yang digunakan sebagai alat bantu untuk melakukan pengkajian dan evaluasi penerapan Sistem Manajemen Keamanan Informasi berdasarkan Standar SNI ISO/IEC 27001. Indeks KAMI bisa dimanfaatkan Penyelenggara Sistem Elektronik untuk mengevaluasi kesiapan dan kelengkapan yang dipersyaratkan oleh standar sistem manajemen keamanan informasi, menumbuhkan kesadaran organisasi secara internal, menjaga tata kelola keamanan informasi terhadap layanan kepada masyarakat yang menjadi ruang lingkup, dan mengevaluasi penerapan keamanan manajemen pihak ketiga, keamanan layanan berbasis cloud dan perlindungan data pribadi.”

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.