Warga Kolong Jembatan Pasupati yang Direlokasi ke Kabupaten Bandung Diberi Bantuan Tinggal 1,5 Tahun
Menteri PKP, Maruarar Sirait mengatakan, program ini tidak hanya memberikan hunian baru, tetapi juga memberdayakan warga yang direlokasi.
"Kami menyiapkan 116 hunian di Rancaekek dan Solokan Jeruk (Kabupaten Bandung), lengkap dengan rencana pemberdayaan ekonomi serta fasilitas pendukung lainnya," kata Maruarar Sirait.
"Ini adalah upaya untuk memastikan warga tidak hanya dipindahkan, tetapi benar-benar mendapatkan kehidupan yang lebih baik," katanya.
Maruarar juga menyoroti pentingnya penyediaan fasilitas sosial di lokasi relokasi. Lahan baru tersebut dirancang untuk dilengkapi dengan taman bacaan, tempat belajar, dan area bermain anak-anak.
"Kami ingin relokasi ini bukan hanya proyek satu kali, tetapi menjadi bagian dari program berkelanjutan yang berbasis aspirasi warga, termasuk anak-anak. Ini langkah konkret untuk menjadikan mereka tidak hanya memiliki tempat tinggal, tetapi juga lingkungan yang mendukung tumbuh kembang mereka," ujar Maruarar.
Program relokasi ini dirancang untuk menjawab permasalahan mendasar yang dihadapi warga di kawasan tidak layak.
Salah satu cerita yang menginspirasi adalah seorang ibu yang telah bertahun-tahun tinggal di satu kamar sempit bersama suami dan dua anaknya.
"Mereka sudah lama hidup dalam kondisi seperti itu. Relokasi ini akan memberikan mereka harapan baru, dengan tempat tinggal yang lebih layak dan sehat," ungkap Maruarar. @desi
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!