Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Wamentan Sebut Generasi Muda jadi Kunci Kemajuan Pertanian Indonesia

Desi Rossilawati
Sabtu, 16 November 2024 | 18:00 WIB
Bagikan
Wamentan Sebut Generasi Muda jadi Kunci Kemajuan Pertanian Indonesia

VISI.NEWS | JAKARTA - Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono menegaskan pentingnya kontribusi generasi muda dalam mengembangkan sektor pertanian demi memenuhi kebutuhan pangan nasional dan memperluas pemasaran produk hingga ke luar negeri.

Dia mengatakan sektor pertanian menawarkan peluang besar bagi generasi muda yang berminat untuk terlibat dalam usaha pertanian.

Kesempatan besar di bidang pertanian sangat terbuka lebar. Kami berharap para petani champion dapat berbagi pengalaman dan menjadi bagian dari kampanye regenerasi petani di Indonesia,” kata Sudaryono, Sabtu (16/11/2024).

Sudaryono juga menyoroti sektor pertanian sebagai salah satu sektor yang paling mudah diakses untuk memulai usaha. Ia mengajak kaum terpelajar untuk berperan aktif dalam membuka pasar, baik lokal maupun internasional, agar hasil pertanian dapat terdistribusi secara optimal.

“Kaum terpelajar harus membuka pasar lokal dan internasional, agar produk pertanian dapat terdistribusi dengan baik,” ujarnya.

Dalam mendukung perkembangan petani milenial, Wamentan juga menekankan pentingnya program pendampingan, pelatihan, dokumen ekspor, dan perizinan yang dapat mendukung pertumbuhan usaha pertanian.

Selain itu, ia merencanakan pertemuan rutin antara petani milenial dari berbagai provinsi dengan melibatkan influencer pertanian untuk meningkatkan visibilitas produk lokal.

Sebagai bagian dari upaya tersebut, Wamen berharap para petani champion dapat melaporkan kemajuan mereka setiap dua hingga tiga bulan agar pemerintah dapat memberikan dukungan yang diperlukan.

“Dukungan pemerintah akan terus ada, dan kami berharap para petani champion melaporkan perkembangan mereka agar bisa mendapat perhatian dan bantuan sesuai kebutuhan,” jelasnya.

Sudaryono juga mengapresiasi kontribusi Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Idha Widi Arsanti dengan Pasukan Petani Muda-nya untuk meningkatkan minat anak muda terhadap sektor pertanian.

Dalam kesempatan berbeda, Idha mengatakan BPPSDMP senantiasa mendukung penuh upaya regenerasi petani, serta membuka akses pelatihan dan pendampingan untuk petani milenial. “Program pelatihan dan pendampingan kami terus diperkuat untuk mendukung pertumbuhan petani muda,” ujar Idha.

Plt. Kepala Pusat Pendidikan Pertanian (Pusdiktan) Inneke Kusumawaty juga mengungkapkan pentingnya peningkatan kapasitas SDM pertanian agar petani milenial dapat memanfaatkan peluang pasar yang semakin berkembang. “Pendidikan dan pelatihan yang berkelanjutan akan mempercepat peningkatan kapasitas petani milenial dalam mengelola usaha pertanian secara modern dan efisien,” kata Inneke.

Dengan langkah-langkah strategis ini, diharapkan sektor pertanian Indonesia dapat tumbuh lebih maju, berdaya saing, dan dapat memenuhi kebutuhan pangan secara berkelanjutan. @desi

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.