Wali Kota Eri Cahyadi Ancam Copot Kepala Sekolah Negeri Jika Terbukti Curang PPDB
Menurutnya banyak juga sekolah swasta yang lain juga tidak kekurangan murid. Misalnya, sekolah Muhammadiyah, Al-Hikmah dan lain-lain. Sebab, banyak orang tua ingin menyekolahkan anaknya yang mempunyai pendidikan karakter.
"Sekarang cenderung sekolah yang punya karakter, kaya yang ke pondok, kebangsaan, orang tua sekolahkan kesana. Cara pendidikan kita memang harus dievaluasi," ungkapnya.
Koordinator MKKS SMP Swasta Surabaya, Erwin Darmogo menyampaikan bahwa sekolah swasta selalu kekurangan murid sejak PPDB Zonasi diterapkan tahun 2017. Bahkan, sejak 2018 kasus kekurangan murid meningkat.
"Ini paling tinggi dari tahun 2018 kasus sekolah kekurangan murid. Ini semakin parah di era Pak Wali Kota Eri Cahyadi. Tahun ini tinggi persentasenya," sebutnya.
Bahkan, Erwin menyebut bahwa 90 persen sekolah SMP swasta yang belum terpenuhi pagunya. Apalagi pihaknya menerima informasi bahwa ada SMP negeri yang masih membuka PPDB meski sudah ditutup.
"Iya 90 persen belum terpenuhi pagunya. Karena masyarakat banyak yang ingin masuk negeri. Tetapi, hal itu diperparah karena oknum-oknum nakal tertentu yang tidak bertanggung jawab untuk mengarahkan tetap masuk negeri walaupun PPDB sudah ditutup," pungkasnya
@redho
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!