Baznas Beri Beasiswa untuk 1.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT 26 Aug 2026 Ribuan ASN Dikerahkan Bersihkan Sisa Kebakaran Rumah Adat Sade 26 Aug 2026 Muktamar ke-35 NU Digelar di Jombang, Ini Jadwal Lengkapnya 26 Aug 2026 Soroti Risiko Pembiayaan Koperasi Merah Putih, Ida Nurlaela Minta Dana Desa Tak Jadi Penutup Gagal Bayar 26 Aug 2026 Kecam Pernyataan Budi Arie, Demokrat: Jangan Sampai Menimbulkan Aroma Manuver 26 Aug 2026 Green Canyon Pangandaran Diproyeksikan Jadi Destinasi Dunia 26 Aug 2026 Rekening AMPB Diblokir, Firnando: Pentingnya Klarifikasi Menyeluruh Pihak Terkait 26 Aug 2026 Masuk Desil 9 dan 10, Benarkah Tak Bisa Beli Pertalite? 26 Aug 2026 Jersey Baru Persib Diserbu Bobotoh, Pesanan Tembus 2.000 26 Aug 2026 Korban Tewas TPA Runtuh di Guinea Bertambah Jadi 34 26 Aug 2026 Baznas Beri Beasiswa untuk 1.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT 26 Aug 2026 Ribuan ASN Dikerahkan Bersihkan Sisa Kebakaran Rumah Adat Sade 26 Aug 2026 Muktamar ke-35 NU Digelar di Jombang, Ini Jadwal Lengkapnya 26 Aug 2026 Soroti Risiko Pembiayaan Koperasi Merah Putih, Ida Nurlaela Minta Dana Desa Tak Jadi Penutup Gagal Bayar 26 Aug 2026 Kecam Pernyataan Budi Arie, Demokrat: Jangan Sampai Menimbulkan Aroma Manuver 26 Aug 2026 Green Canyon Pangandaran Diproyeksikan Jadi Destinasi Dunia 26 Aug 2026 Rekening AMPB Diblokir, Firnando: Pentingnya Klarifikasi Menyeluruh Pihak Terkait 26 Aug 2026 Masuk Desil 9 dan 10, Benarkah Tak Bisa Beli Pertalite? 26 Aug 2026 Jersey Baru Persib Diserbu Bobotoh, Pesanan Tembus 2.000 26 Aug 2026 Korban Tewas TPA Runtuh di Guinea Bertambah Jadi 34 26 Aug 2026

VISI | Zalim: Belajar dari Anak-anak Kita

ED
Senin, 4 Agustus 2025 | 07:10 WIB
Bagikan
VISI | Zalim: Belajar dari Anak-anak Kita

Padahal, makna kezaliman sesungguhnya adalah menempatkan sesuatu bukan pada tempatnya, atau mengambil hak yang bukan miliknya. Zalim bisa dilakukan oleh siapa saja: orang tua pada anak, pejabat kepada rakyat, atasan kepada bawahan, bahkan kita terhadap diri sendiri.

Zalim pada diri sendiri adalah bentuk kezaliman yang sering kita abaikan. Kita terlalu sering memaksa diri menyenangkan orang lain, menyetujui sesuatu yang bertentangan dengan hati nurani, bahkan diam saat melihat ketidakadilan karena takut kehilangan kenyamanan. Kita tidak berani berkata “tidak” ketika dihadapkan pada kebijakan yang merugikan. Kita memforsir tubuh bekerja siang malam, padahal tubuh sudah berteriak minta istirahat. Kita diam saat hak diperlakukan semena-mena, karena khawatir dicap pembangkang.

Padahal, Islam mengajarkan bahwa setiap bentuk kezaliman, termasuk kepada diri sendiri, adalah perbuatan yang dilarang. Bahkan dalam hadis Qudsi, Allah SWT berfirman:

“Wahai hamba-Ku, sesungguhnya Aku telah mengharamkan kezaliman atas diri-Ku dan Aku menjadikannya haram di antara kalian, maka janganlah kalian saling menzalimi.” (HR. Muslim).

Mari belajar dari anak-anak kita sendiri. Terkadang mereka yang belum banyak dijejali ambisi dunia justru bisa menunjukkan kepada kita nilai-nilai kebenaran dan kejujuran yang murni. Jangan menzalimi siapa pun, termasuk diri sendiri. Sebab dari sanalah ketenangan hidup bermula—saat kita adil terhadap sekitar dan terhadap diri sendiri.

Zalim bukan hanya tentang merampas harta atau merugikan secara fisik. Zalim adalah setiap bentuk pengambilan hak yang bukan milik kita. Dan yang paling memilukan: ketika anak-anak justru lebih paham nilai keadilan daripada orang dewasa yang telah lama mengecap pendidikan tinggi.

Mari kita belajar kembali. Mari kita membaca hati nurani sebelum membaca peraturan. Atau seperti ungkapan yang kini kian relevan: “Membaca yuk, sebelum dibacakan!” Jangan sampai kita terus menjadi generasi yang hanya pandai mendengar, tanpa pernah benar-benar memahami.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.