VISI | Suara Yulia Tak Didengar
Kelima perempuan ini meminta negara hadir dengan sungguh-sungguh mengupayakan pembebasan anak bangsa yang tengah disekap perusahaan mafia di Myanmar.
"Selama ini kami terbiasa dilecehkan dari petugas pemerintah yang mengurus masalah ini. Kami tidak cukup dinasihati dengan kata 'sabar' saat kami menanyakan perkembangan mengenai keluarga kami. Kami sudah cukup menyampaikan semua informasi yang kami miliki. Sudah cukup keterangan dan bukti bahwa selama ini kami telah ditindas sampai di luar batas," ungkap Yulia dengan nada getir.
"Kami menyaksikan, negara seperti Uganda, Malaysia, Kenya, dan Tiongkok mampu membebaskan warga negara mereka yang terperangkap di Myanmar. Kami juga menyaksikan, bahwa dengan sangat gagah pemerintah membawa pulang warga Indonesia dari Gaza," ungkap Yulia.
Allah SWT mendengar suaramu Yulia. Dan, mereka yang tidak amanah dengan tugas dan jabatannya tentu akan dimintai pertanggungjawabannya. Doa dan perjuangan Yulia meski belum berhasil, tapi telah menginvestasikan nilai-nilai kebenaran yang harus ditegakkan di negeri ini. ***
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!