VISI | Pidato Panas Prabowo: Dari Orasi ke Operasi

ED
Minggu, 17 Agustus 2025 | 10:14 WIB
Bagikan
VISI | Pidato Panas Prabowo: Dari Orasi ke Operasi

Oleh Raditya Indrajaya

DI PANGGUNG Gedung Nusantara, Presiden Prabowo Subianto memilih jalur yang berbeda. Jika selama ini pidato kenegaraan sering “berat angka, tipis rasa”, kali ini ia menghadirkan orasi yang bernapas—paduan disiplin angka dengan energi moral. Ucapan beliau bukan sekadar daftar program, melainkan ajakan perang. Bukan melawan manusia, melainkan melawan musuh-musuh lama bangsa ini: kemiskinan, kebodohan, korupsi, pemborosan anggaran, hingga rapuhnya kedaulatan pangan dan energi.

Bagi saya, itu bukan sekadar jargon. Ia adalah peta tempur yang lengkap dengan logistik, target, dan tenggat waktu. Dan di tengah sorakan tepuk tangan, ada satu kalimat yang memadatkan emosi publik: “Saya siap berdiri paling depan menghadapi siapa pun yang mengancam rakyat Indonesia.” Kalimat itu bukan retorika konfrontatif, melainkan komando moral: negara harus hadir—tegas, adil, efektif.

Babak I: Medan Tempur & Sasaran Strategis

Musuh pertama adalah korupsi dan pemborosan anggaran. Presiden menekankan bahwa anggaran negara bukan hiasan, melainkan amunisi. Setiap rupiah harus menembak tepat sasaran manfaat.

Lalu ada kedaulatan pangan. Tidak cukup hanya mengejar swasembada simbolik. Fokusnya kini pada ketersediaan, keterjangkauan, dan cadangan strategis. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bukan sekadar intervensi sosial, tetapi investasi kualitas manusia sejak dini—menekan stunting, menyehatkan generasi, dan meratakan kesempatan belajar.

Agenda berikutnya: ketahanan energi. Transisi energi tidak diperlakukan sekadar tren global, melainkan strategi kedaulatan biaya: listrik harus terjangkau, industri berdaya saing, dan defisit energi dipangkas.

Di sisi lain, pendidikan dan kesehatan diposisikan sebagai “pabrik masa depan”. Pendidikan mengasah literasi, numerasi, dan keterampilan; kesehatan menjaga tenaga produktif tetap bertenaga. Dua sektor ini adalah sayap agar pertumbuhan tidak pincang secara kualitas.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.