VISI | Pengikut Nabi SAW Bukan?
Pendidikan Islam harus melahirkan pemimpin yang berani berkata benar meski pahit. Rasulullah SAW bersabda: “Jihad yang paling utama adalah berkata benar di hadapan penguasa yang zalim.” (HR. Abu Dawud). Ini adalah keberanian moral yang harus ditanamkan sejak dini.
Kita tidak kekurangan masjid, pesantren, atau ustadz. Tapi kita kekurangan teladan. Teladan yang hidupnya mencerminkan nilai-nilai Islam. Teladan yang tidak hanya berbicara, tetapi bertindak. Teladan yang menjadikan Allah sebagai pusat kehidupan, bukan dunia.
Maka, di hari Maulid ini, mari kita renungkan: apakah kita sudah benar-benar meneladani Rasulullah SAW? Jangan sampai kita hanya merayakan kelahiran beliau, tapi melupakan ajarannya. Sebab, cinta sejati bukan diucapkan, tapi dibuktikan. Dan bukti cinta kepada Nabi SAW adalah akhlak yang mulia, hati yang bersih, dan hidup yang bermanfaat bagi sesama. “Barangsiapa yang mencintai Rasulullah, maka ia akan bersamanya di akhirat.” (HR. Bukhari). Semoga kita termasuk di dalamnya.***
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!