VISI | Peluang Emas Pesantren Menuju Kemandirian Ekonomi
Tidak hanya pesantren, kelompok tani yang bekerjasama dengan pesantren juga menunjukkan kesuksesan serupa. Kelompok Tani Sabar Menanti di Desa Aek Raso, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Sumatera Utara, adalah contohnya. Dengan bantuan Balai Besar KSDA Sumatera Utara sebesar Rp35 juta untuk usaha peternakan ikan lele pada Juni 2022, mereka berhasil memanen dan memasarkan ikan lele ke pondok pesantren. Tidak kurang dari 610 kilogram ikan lele telah dipasarkan.
Keberhasilan dalam peternakan ikan lele mendorong mereka untuk terus maju. Hasil penjualan ikan lele kemudian dikembangkan dengan usaha baru yaitu peternakan ayam kampung, dan saat ini ada sebanyak 100 ekor yang sedang diternakan. Ini menunjukkan bahwa dengan manajemen yang baik, usaha peternakan dan perikanan bisa menjadi tangga menuju usaha yang lebih besar dan diversifikasi.
Solusi Memulai: Langkah Praktis Budidaya Lele di Pesantren
Bagi pesantren yang ingin memulai budidaya ikan lele, berikut adalah langkah-langkah praktis yang bisa diikuti:
1. Persiapan Kolam Untuk pemula, tidak perlu kolam beton yang mahal. Kolam terpal sudah cukup efektif. Siapkan lahan minimal 3x4 meter untuk satu kolam. Anda bisa mulai dengan 2-3 kolam untuk memisahkan tahap pembenihan, pembesaran, dan panen. Pastikan air kolam selalu terjaga suhunya sekitar 20-28 derajat Celsius. Kondisi air disarankan keruh yang berasal dari lumut. Tambahkan tanaman eceng gondok untuk menjaga kebersihan air dan suhu. Diamkan kolam yang sudah diisi air selama 7 hari sebelum diisi bibit agar terbentuk ekosistem mikroorganisme alami.
2. Pemilihan Bibit Berkualitas Pilih bibit lele yang sehat dengan ciri-ciri: ukuran seragam (menghindari kanibalisme), aktif dan responsif terhadap gerakan, tidak ada luka atau penyakit. Jenis lele populer yang bisa dipilih: Lele Dumbo, Lele Sangkuriang, atau Lele Phyton. Lakukan aklimatisasi dengan cara mencelupkan wadah bibit ke dalam kolam selama 15-30 menit agar suhu air menyatu. Kepadatan ideal adalah 100-150 ekor per meter persegi tergantung jenis kolam. Untuk kolam terpal 3x4 meter (12 m²), bisa diisi 1.200-1.800 ekor bibit.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!