VISI | Merdeka Belajar dan Manfaatnya
Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 57 tahun 2021 tentang standar Nasional Pendidikan (SNP) Pasal 12 ayat (1) poin (f) disebutkan bahwa : Pelaksanaan pembelajaran diselenggarakan dalam suasana belajar yang memberikan ruang yang cukup bagi prakarsa,kreatifitas,kemandirian sesuai dengan bakat, minat, dan perkembangan fisik serta psikologis peserta didik.
Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 22 tahun 2021 tentang Rencana Strategis Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan tahun 2020-2024 dalam kebijakan merdeka belajar. 1. Memerdekakan pembelajaran sebagai beban pembelajaran menjadi sebagai pengalaman menyenangkan. 2. Memerdekakan pendekatan pedagogi yang bersifat pukul rata (onesize fits all) menjadi berpusat pada peserta didik dan personalisasi. 3. Memerdekakan pendidikan yang dibebani oleh perangkat administrasi menjadi bebas untuk berinovasi. 4. Dalam hal pedagogi kebijakan merdeka belajar akan meninggalkan pendekatan standarisasi menuju pendekatan heterogen yang lebih paripurna memampukan guru dan peserta didik menjelajahi khasanah pengetahuan yang terus berkembang. 5. Kebijakan merdeka belajar meliputi kategori ekosistem pendidikan, guru, pedagogi, kurikulum, dan sistem penilaian.
Kebijakan Merdeka Belajar akan meninggalkan pendekatan standardisasi menuju pendekatan heterogen dengan menekankan sentralitas pemelajaran siswa, kurikulum yang akan berkarakteristik fleksibel berdasarkan kompetensi. (Dikutip :Prinsip pengembangan pembelajaran berdiferensiasi pada kurikulum fleksibel merdeka belajar landasan filosofis,sosiologis dan ,hukum. Hafidh, Kurikulum Merdeka Belajar . 6 Juni 2023)
Projek untuk menguatkan pencapaian profil pelajar Pancasila dikembangkan berdasarkan tema tertentu yang ditetapkan oleh pemerintah. Projek tersebut tidak diarahkan untuk mencapai target capaian pembelajaran tertentu, sehingga tidak terikat pada konten mata pelajaran (Kemdikbudristekdikti).
Kurikulum Merdeka Belajar merupakan bentuk evaluasi dari Kurikulum 2013. Dikutip dari laman Kemdikbud, Kurikulum Merdeka adalah kurikulum dengan pembelajaran intrakurikuler yang beragam di mana konten akan lebih optimal agar peserta didik memiliki cukup waktu untuk mendalami konsep dan menguatkan kompetensi.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!