IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Tenaga Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Program Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia 2026-2031 28 Aug 2026 Pesawat Tempur F-16 Lalu-lalang di Jakarta, Ini Penjelasan TNI AU 28 Aug 2026 3 Faktor Gaya Hidup yang Bisa Picu Penuaan Dini 28 Aug 2026 Ahli Ungkap Waktu Tidur yang Tepat untuk Jaga Energi 28 Aug 2026 IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Tenaga Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Program Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia 2026-2031 28 Aug 2026 Pesawat Tempur F-16 Lalu-lalang di Jakarta, Ini Penjelasan TNI AU 28 Aug 2026 3 Faktor Gaya Hidup yang Bisa Picu Penuaan Dini 28 Aug 2026 Ahli Ungkap Waktu Tidur yang Tepat untuk Jaga Energi 28 Aug 2026

VISI | Koperasi di Era Digital

ED
Jumat, 12 Juli 2024 | 06:45 WIB
Bagikan
VISI | Koperasi di Era Digital

Oleh Aep S. Abdullah

DALAM istilah koperasi, kita mengenal tiga istilah. Koperasi merpati, pedati, dan sejati. Masing-masing memiliki karakteristik dan tantangan tersendiri, yang menggambarkan perjalanan panjang koperasi di Indonesia.

Koperasi Merpati: Bantuan Menjadi Napas

Koperasi merpati, koperasi yang muncul saat ada bantuan dana dari pemerintah. Jumlahnya bisa sangat banyak saat bantuan melimpah, puncaknya di era Menteri Koperasi Adi Sasono. Namun ketika bantuan dihentikan, koperasi-koperasi ini perlahan menghilang. Fenomena ini menunjukkan bahwa ketergantungan pada bantuan eksternal membuat koperasi jenis ini rentan terhadap perubahan kebijakan dan kondisi ekonomi.

Koperasi Pedati: Butuh Dorongan untuk Terus Bergerak

Koperasi pedati, koperasi yang memerlukan dorongan terus-menerus agar tidak mandek. Mereka bisa bertahan dengan adanya dukungan dan dorongan dari berbagai pihak, baik pemerintah maupun komunitas. Namun, jika dorongan ini berhenti, koperasi pedati bisa kehilangan momentum dan stagnan.

Koperasi Sejati, Mandiri dan Tangguh

Koperasi sejati yang paling ideal. Mereka mampu bertahan dan berkembang baik dengan atau tanpa bantuan pemerintah. Anggota koperasi sejati cenderung loyal dan berkomitmen, sehingga koperasi ini bisa terus hidup dan berkembang. Jumlah anggotanya kian bertambah seiring dengan kepercayaan yang dibangun dari manajemen yang baik dan transparan.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.