VISI | Kearifan Lokal dalam Pengelolaan Sampah
Penutup
Permasalahan overload TPA Sarimukti pada dasarnya berakar pada minimnya upaya pengolahan sampah organik di sumbernya. Solusi yang berkelanjutan membutuhkan pendekatan terintegrasi yang dimulai dengan strategi pengolahan sampah organik di tingkat rumah tangga, kawasan komersial, dan industri, dengan mengacu pada kearifan lokal dan didukung oleh regulasi yang kuat. Hal ini meliputi: (1) Pemanfaatan kembali limbah organik melalui budidaya ternak dan pembuatan kompos di sumber timbulan yang selaras dengan kearifan lokal; dan (2) Kewajiban bagi kawasan komersial untuk menerapkan teknologi pengolahan sampah organik yang tepat guna, sesuai dengan Undang-Undang No. 18 Tahun 2008 dan peraturan daerah terkait. Dengan mengutamakan pengolahan sampah organik di sumbernya, diharapkan volume sampah yang berakhir di TPA dapat berkurang secara signifikan, sehingga mengatasi masalah overload secara berkelanjutan dan mengurangi dampak lingkungan yang negatif. Perluasan TPA semata hanya merupakan solusi jangka pendek yang tidak menyelesaikan akar permasalahan.
- *) Penulis, Ketua Umum Badan Pengurus Pusat (BPP) Asosiasi Konsultan Non Kontruksi Indonesia (Askkindo), Founder PT Cipta Visi Sinar Kencana (CVSK)- KencanaOnline.com
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!