VISI | Bisakah AI Melawan Bias Gender dalam Perawatan Kesehatan?
Program-program ini secara aktif mengadvokasi pertimbangan rutin tentang seks dan gender dari penemuan hingga penelitian translasional, termasuk aplikasi AI, untuk memastikan ketelitian ilmiah sebagai landasan yang kuat untuk memajukan perawatan kesehatan dan medis.
AI adalah masa depan layanan kesehatan, dan kita tidak mampu mengulangi kesalahan masa lalu berupa ketidakadilan kesehatan yang disebabkan oleh pengabaian seks dan gender. Sudah saatnya memprogram AI untuk memetakan arah kita menuju takdir yang etis.
Informasi dalam artikel ini disediakan untuk tujuan pendidikan dan tidak boleh dianggap sebagai nasihat medis.
- Dr Sue Haupt adalah Peneliti Senior di Centre for Sex and Gender Equity in Health and Medicine di George Institute for Global Health di UNSW, Peneliti Senior Kehormatan di Deakin University dan juga di Sir Peter MacCallum Department of Oncology, University of Melbourne.
- Prof Bronwyn Graham adalah Direktur Centre for Sex and Gender Equity in Health and Medicine di George Institute for Global Health dan Profesor di School of Psychology, UNSW.
- Prof Jane Hirst adalah Direktur Program Kesehatan Wanita di George Institute for Global Health, School of Public Health, Imperial College London.
- Awalnya diterbitkan di bawah Creative Commons oleh 360info™.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!