VISI | Berjamaah di Mesjid

ED
Sabtu, 19 April 2025 | 05:22 WIB
Bagikan
VISI | Berjamaah di Mesjid

Oleh Aep S. Abdullah

INI cerita Marcell Darwin. Seorang mualaf. Saat pertama salat berjamaah, ia misah sendiri. Tidak mengikuti shaf (deretan jemaah). Suami dari Nabila Faisal ini tidak tahu kalau salat berjamaah harus ikut shaf. Sehingga seperti yang ia ceritakan di podcast kasisolusi, kehadirannya itu mengundang tawa. "Istri saya menyuruh saya salat berjamaah di mesjid, tapi tidak memberi tahu harus ngikutin shaf, " ungkapnya.

Salat berjamaah di mesjid, memang lebih utama daripada salat sendiri di rumah. Berbicara tentang keutamaan, dalil-dalil tentang salat berjamaah di masjid bertebaran dalam khazanah Islam. Rasulullah SAW bersabda, "Salat berjamaah lebih utama daripada salat sendirian dengan dua puluh tujuh derajat." (HR. Bukhari dan Muslim). Sebuah perbandingan yang fantastis, bukan?

Bayangkan, pahala kita dilipatgandakan hanya dengan melangkahkan kaki menuju masjid dan berdiri bahu membahu bersama saudara seiman. Secara kuantitatif, kehadiran kita di masjid untuk berjamaah bukan sekadar menambah bilangan shaf. Lebih dari itu, ia adalah manifestasi persatuan umat.

Data menunjukkan bahwa interaksi sosial yang terjalin di masjid memperkuat tali persaudaraan dan solidaritas antar jemaah. Kita saling mengenal, berbagi cerita, dan membantu satu sama lain dalam kebaikan. Bukankah indah rasanya menjadi bagian dari komunitas yang saling peduli?

Selain aspek spiritual dan sosial, bahwa berjamaah di masjid juga menyehatkan? Udara pagi yang segar saat salat Subuh, misalnya, sangat baik untuk paru-paru kita. Gerakan salat yang teratur juga melenturkan otot dan persendian. Bahkan, berjalan kaki menuju masjid adalah bentuk olahraga ringan yang menyehatkan jantung.

Lebih dari sekadar tempat ibadah. Masjid yang ideal adalah rumah kedua bagi jemaahnya. Ketika seseorang tidak terlihat dalam beberapa waktu, pertanyaan "Kemana dia?" seringkali terlontar. Ini menunjukkan adanya perhatian dan rasa kekeluargaan yang kuat. Suasana hangat dan kebersamaan ini sulit ditemukan di tempat lain. Jemaah masjid yang baik, layaknya sebuah keluarga besar yang saling menyayangi dan mendukung.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.