VISI | Belajar Pada Kang Emil
Oleh Idat Mustari
RIDWAN Kamil yang lebih popular Kang Emil dan dan inisial RK. Kemunculannya di pentas politik diawali dengan pencalonannya di Piwalkot Bandung 2013, bersama pasangannya alm Oded M Danial, dan dinyatakan sebagai pemenang. Padahal pada waktu itu, Kang Emil bukan sosok terkenal bagi orang Bandung, namun dalam konsep teologis kekuasaan adalah hak prerogatif Tuhan.
Di dalam Al Quran,”Katakanlah: "Wahai Tuhan Yang mempunyai kerajaan, Engkau berikan_ kerajaan kepada orang yang Engkau kehendaki dan Engkau cabut kerajaan dari orang yang Engkau kehendaki. Engkau muliakan orang yang Engkau kehendaki dan Engkau hinakan orang yang Engkau kehendaki. Di tangan Engkaulah segala kebajikan. Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu.” (QS. Lukman : 26)
Kelihaiannya seorang RK membranding dirinya di era digital berhasil membius jutaan manusia, dari seorang walikota kemudian jadi Gubernur Jawa Barat. Bukan saja berhasil membuat banyak anak muda jatuh cinta, bahkan emak-emak sangat mengidolakannya. Kang Emil jadi idola kaum ibu karena kepribadian yang cinta keluarga,hangat dengan keluarga dan terlalu mencintainya istrinya (Bu Cinta). Di berbagai tempat kaum emak-emak akan berebut bisa selfie dengan Kang Emil. Bahkan ada celetukan bercanda yang jadi viral dari emak-emak "minta satu saja disisakan" untuk Ridwan Kamil.
Tak seorang pun rasanya menyangsikan kecerdasan Kang Emil. Kang Emil adalah sosok teknokrat, arsitek. Karya-karyanya diakui dikancah internasional. Berbagai penghargaan diraihnya. Di podium Kang Emil pun menunjukan kelasnya, bukan kaleng-kaleng, lebih dari satu kali saya menyaksikan-mendengar secara langsung Beliau berpidato memberikan sambutan. Sambutannya mencerminkan dirinya sebagai seorang intelektual jebolan Institut Teknologi Bandung (ITB) dan University of California, Berkeley.
Pernah pula saya menyaksikan langsung Kang Emil memberikan sambutan dalam sebuah acara menggunakan bahasa Arab. Namun saat Kang Emil memberikan sambutan baik menggunakan bahasa Indonesia, Inggris dan Arab sekalipun, dalam perhatian saya adalah ciri khas dari beliau adalah logat sundanya tampak kental sekali. Hingga kemudian di pentas Pilpres 2024, Kang Emil termasuk salah seorang yang diisukan bakal jadi calon presiden atau wakil presiden berasal dari Jawa Barat.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!