VISI | AS Tak Lagi Dominan, Dunia Bergerak Menuju Tatanan Multipolar
Output manufaktur Tiongkok pada 2024 mencapai 27,7 persen dari total global — jauh di atas AS yang hanya 17,3 persen. Menurut Federal Reserve AS, dalam dua dekade terakhir, Tiongkok telah menjadi kekuatan manufaktur dunia. Volume perdagangan globalnya telah melampaui AS, memiliki surplus perdagangan terbesar, dan merupakan mitra dagang utama untuk lebih dari 100 negara.
Restrukturisasi Multipolar
Namun, bukan hanya dari sisi ekonomi.
Menurut Departemen Pertahanan AS, angkatan laut Tiongkok adalah yang terbesar di dunia dengan lebih dari 370 kapal perang — kapal ranjau, kapal induk, dan kapal bantu armadanya melampaui milik AS. Angkatan Udara dan sistem udara tak berawak Tiongkok juga dikatakan setara dengan Angkatan Udara AS.
Tiongkok unggul dalam 37 dari 44 bidang teknologi utama, dan bahkan memonopoli beberapa bidang tertentu.
Kemitraan strategisnya dengan Rusia dipandang AS sebagai ancaman besar. Pemerintahan Trump 2.0 melihat forum multilateral seperti BRICS sebagai tantangan terhadap dominasi AS.
Elit strategis dan pembuat kebijakan AS kini terpecah mengenai cara merespons kondisi ini, yang menghasilkan banyak pernyataan dan kebijakan kontradiktif. Kekacauan ini memicu respons dari negara-negara lain yang tampaknya lebih condong ke arah Tiongkok, Rusia, dan restrukturisasi multipolar yang tengah berlangsung.
AS yang Kelebihan Beban
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!