Pusat Kebudayaan Tionghoa Bandung Dibidik Jadi Magnet Wisata 26 Aug 2026 Logistik Mengalir, Massa Bersiap Kepung Senayan 27 Agustus 26 Aug 2026 Hudson Serukan Keberanian, Thailand Bertekad Balikkan Keunggulan Vietnam 26 Aug 2026 Green GSM Luncurkan Taksi Listrik Premium 7 Penumpang di Filipina 26 Aug 2026 Pemkot Bandung Siapkan Rp56 Miliar untuk Bus Rapid Transit 26 Aug 2026 Pasar Baru dan Pecinan Lama Dibidik Jadi Destinasi Kuliner Dunia 26 Aug 2026 Cibaduyut Kini Punya Ruang Kreatif Bikin Sandal Sendiri 26 Aug 2026 Bandung Cerah, Suhu hingga 31 Derajat pada Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Cimahi Hari Ini, Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Pusat Kebudayaan Tionghoa Bandung Dibidik Jadi Magnet Wisata 26 Aug 2026 Logistik Mengalir, Massa Bersiap Kepung Senayan 27 Agustus 26 Aug 2026 Hudson Serukan Keberanian, Thailand Bertekad Balikkan Keunggulan Vietnam 26 Aug 2026 Green GSM Luncurkan Taksi Listrik Premium 7 Penumpang di Filipina 26 Aug 2026 Pemkot Bandung Siapkan Rp56 Miliar untuk Bus Rapid Transit 26 Aug 2026 Pasar Baru dan Pecinan Lama Dibidik Jadi Destinasi Kuliner Dunia 26 Aug 2026 Cibaduyut Kini Punya Ruang Kreatif Bikin Sandal Sendiri 26 Aug 2026 Bandung Cerah, Suhu hingga 31 Derajat pada Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Cimahi Hari Ini, Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026

Viral! Gadis di Pemalang Ancam Ibu Pakai Pisau Gegara Tak Diberi Uang COD Skincare

Desi Rossilawati
Selasa, 4 Februari 2025 | 14:45 WIB
Bagikan
Viral! Gadis di Pemalang Ancam Ibu Pakai Pisau Gegara Tak Diberi Uang COD Skincare

VISI.NEWS | PEMALANG - Video seorang gadis perempuan di Pemalang ngamuk dan mengancam ibunya dengan membawa pisau dan tongkat kayu viral di media sosial. Polisi pun turun tangan untuk menyelesaikan permasalahan tersebut.

Terlihat dalam sebuah unggahan video berdurasi 4 menit 28 detik yang viral di media sosial itu, memperlihatkan seorang gadis remaja perempuan menggunakan kaus hitam dan bawahan rok biru seragam SMP ini mengamuk.

Namun beberapa saat kemudian ia keluar dengan membawa sebuah pisau. Lalu ia mendekati wanita setengah baya yang diketahui sebagai ibu kandungnya. Terdengar suara dari belakang teriakan seorang wanita tua yang menyebut nama ibunya agar menjauh.

Anak yang baru duduk di bangku SMP itu memaki dan mengarahkan pisau ke ibunya. Beberapa wanita tua lalu mencoba melumpuhkan remaja itu dan berhasil menjatuhkan satu pisau di tangan kirinya dengan bilah sapu.

Video tersebut ramai beredar di media sosial dan viral. Beredar kabar penyebab anak perempuan itu kalap dan mengancam ibunya karena masalah uang untuk membayar pesanan skincare.

anak perempuan tersebut meminta uang kepada ibunya untuk membayar skincare yang dibelinya secara online. Tetapi sang ibu tidak memberinya uang hingga ia itu pun ngamuk.

Ramainya video tersebut membuat polisi turun tangan untuk mengecek kebenarannya. Setelah dilakukan penelusuran, polisi mendapati fakta bahwa video itu memang terjadi di Pemalang, tepatnya di wilayah Kecamatan Taman. Belakangan diketahui peristiwa itu terjadi pada Kamis (23/1/2025).

Kapolsek Taman, AKP Ciptanto mengatakan, pihaknya mendengar informasi viral di sosial media itu pada Sabtu (1/2/2025). Ia langsung mencari lokasi kejadian. Pihaknya juga menggandeng Dinas Sosial, pihak desa, dan tokoh masyarakat untuk ke lokasi kejadian.

"Viralnya video itu kami ketahui pada Sabtu (1/2). Kami telusuri, kejadian di Desa Kejambon, ada seorang anak perempuan usia 13 tahun awalnya meminta uang Rp 22 ribu untuk membayar atau membeli baju 'couple', ibunya mengatakan tidak ada uang," kata Ciptanto, dikutip dari keterangannya, Selasa (4/2/2025).

Oleh ibunya, anak itu diminta sabar menunggu ayahnya yang sedang mencari rumput untuk makan kambing. Ayahnya bekerja sebagai buruh pencari rumput untuk pakan kambing. Karena tidak diberi uang, anak itu emosi lantas masuk rumah mengambil dua pisau dapur.

"Anak marah karena tidak dikasih uang. Kemudian si anak tersebut, inisial A, ke belakang, ke dapur mengambil dua pisau dapur. Dia marah sehingga ibu dari anak tersebut dan budenya ketakutan. Sehingga terjadi seperti yang ada di dalam video," kata Ciptanto. Anak Perempuan Sering Ngamuk

Belakangan diketahui, anak itu meminta uang Rp 22 ribu pada ibunya untuk membayar pesanan COD berupa sabun skincare. Kepada polisi, ayahnya menjelaskan sejak kelas VI SD, anaknya kerap mengamuk. Dugaan awal orang tuanya, anaknya marah akibat kerasukan.

"Kami dapat keterangan bahwa sejak kelas 6 SD, anak tersebut sering marah-marah. Menurut orang tuanya kerasukan," ungkapnya.

Oleh pihak kepolisian yang kemarin juga mengajak petugas Dinas Sosial, orang tuanya disarankan untuk memeriksakan anaknya ke psikiater.

"Kami sampaikan, sepertinya perlu diperiksakan ke psikiater untuk pemeriksaan kejiwaannya. Kami juga telah berkoordinasi dengan Dinas Sosial, untuk melakukan pemeriksaan intensif," ucapnya.

Dinsos Beri Pendampingan

Terpisah, Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Dinas Sosial Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KBPPPA) Kabupaten Pemalang, Triyatno mengatakan, akan melakukan upaya pendampingan berupa rehabilitasi psikologis terhadap gadis tersebut.

"Ya, Anaknya sudah coba kita komunikasikan untuk mendapatkan rehabilitasi psikolog," kata Triyatno, dikutip dari keterangannya, Selasa (4/2/2025).

Triyatno berharap agar peran orang tua dalam menjalin komunikasi ke anak terus ditingkatkan.

"Ini jadi pembelajaran, semoga kasus serupa tidak terjadi apalagi anak kepada orang tuanya." ungkapnya.

Triyatno mengimbau warga segera melapor dan berkonsultasi jika menemui masalah serupa.

"Untuk pelaporan atau pemberian penyesuaian kepada masyarakat terutama bagi mereka yang bermasalah dan tentunya gratis," ucapnya. @desi

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.