Viral Biduan di Panggung Isra Miraj Banyuwangi, Sorotan Mengarah ke Sensitivitas Acara Keagamaan
“Polemik penampilan biduan yang berjoget di panggung peringatan Isra Miraj di Banyuwangi tidak boleh dipandang sebagai persoalan sepele atau sekadar kesalahpahaman teknis panitia,” kata Singgih, Senin (19/1).
Ia menegaskan bahwa Isra Miraj merupakan peristiwa suci yang sarat makna spiritual dan pendidikan akhlak bagi umat Islam.
“Dalih bahwa hiburan tersebut dilakukan setelah acara inti selesai tidak serta-merta menghapus persoalan. Dalam perspektif keagamaan, ruang, simbol, dan konteks memiliki makna yang tidak terpisahkan,” ujarnya.
Singgih juga mengingatkan bahwa di era digital, setiap aktivitas di ruang publik memiliki konsekuensi luas.
“Hiburan internal tidak lagi bersifat privat ketika direkam dan disebarluaskan. Peristiwa ini menunjukkan lemahnya sensitivitas sosial dalam membaca realitas masyarakat Indonesia yang religius dan majemuk,” imbuhnya.
Ia mendorong agar kejadian ini menjadi bahan evaluasi bersama.
“Acara keagamaan tidak boleh direduksi menjadi formalitas seremonial yang kehilangan ruh dan adabnya,” kata Singgih. @kanaya
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!