Vinhomes Green Paradise, Aset Properti Langka Dunia

ED
Rabu, 31 Desember 2025 | 04:24 WIB
Bagikan
Vinhomes Green Paradise, Aset Properti Langka Dunia

Ia juga menekankan bahwa pembangunan kota reklamasi pesisir berbasis ESG++ merupakan proyek yang “mahal” dan “sangat kompleks”. Pengakuan Vinhomes Green Paradise oleh New7Wonders sebagai peserta resmi pertama untuk gelar “7 Wonders of Future Cities” menjadi bukti kuat bahwa proyek ini merepresentasikan tolok ukur baru inovasi perkotaan global.

“Hal ini menempatkan Vinhomes Green Paradise di antara aset properti yang benar-benar ‘unik’ di dunia, dan secara alami menjadi incaran utama penghuni elit serta investor berkelas,” ujarnya.

Dari sudut pandang hukum dan kelembagaan, Guru Besar Madya Dr. Nguyen Quang Tuyen, Wakil Ketua Senat Universitas sekaligus Kepala Fakultas Hukum Ekonomi Universitas Hukum Hanoi, menyatakan bahwa pembeda utama “properti bermerek” terletak pada kerangka hukum yang jelas, perencanaan yang stabil, serta pengelolaan profesional—atribut yang mampu bertahan menghadapi perubahan waktu dan kebijakan. Menurutnya, inilah kekuatan utama Vinhomes Green Paradise yang semakin diperkuat oleh kredibilitas merek Vingroup.

Aset ESG++: “Safe Harbor” Jangka Panjang dengan Potensi Kenaikan 25–30%

Membahas lebih dalam, Dr. Hoang Manh Nguyen menegaskan bahwa tingkat kelayakhunian kota merupakan penentu utama nilai properti. Lokasi dengan udara lebih bersih, tingkat kebisingan rendah, mobilitas lebih baik, lanskap lebih kaya, serta fasilitas yang lebih berkualitas akan selalu memiliki harga lebih tinggi dan apresiasi yang lebih berkelanjutan. Model kota ESG++ membawa kualitas hidup ke level baru—tidak hanya “hijau” dari sisi vegetasi dan badan air, tetapi juga hijau dalam energi, operasional, dan gaya hidup.

“Dengan keunggulan tersebut, Vinhomes Green Paradise bukan hanya pelopor pengembangan kota pesisir hijau, tetapi juga memiliki potensi besar untuk menjaga dan meningkatkan nilai dalam jangka panjang,” jelasnya.

Vinhomes Green Paradise bahkan digambarkan sebagai “permata berharga”, sebuah aset unik di peta properti global.

Sejalan dengan pandangan itu, Dr. Le Xuan Sang menambahkan bahwa secara global, arus modal kini jelas bergeser ke kelas aset yang menawarkan pertumbuhan, keberlanjutan, dan ketahanan terhadap perubahan iklim. Di luar ESG++, lapisan tambahan berupa regenerasi dan adaptasi iklim membuat aset yang memenuhi kualifikasi ini menjadi sangat langka.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.