Vela Alpha, Mobil Terbang Buatan PT Dirgantara Indonesia
VISI.NEWS | BANDUNG - Mobil terbang bukan lagi sekadar mimpi atau fiksi ilmiah. Di Indonesia, PT Dirgantara Indonesia (PTDI) bersama perusahaan swasta Vela Aero sedang mengembangkan produk mobil terbang yang diberi nama Vela Alpha. Produk ini menjadi sorotan setelah prototipenya dipamerkan di Singapore Airshow 2024 di Changi, Singapura.
Vela Alpha adalah kendaraan vertical take off landing (VTOL) yang bisa beroperasi secara elektrik maupun hibrida. Mobil terbang ini memiliki delapan baling-baling untuk mengangkat pesawat saat lepas landas dan satu propeler di belakang untuk menjelajah di udara. Mobil terbang ini juga memiliki sayap tetap seperti pesawat komersial biasa.
Vela Alpha dirancang untuk menampung satu pilot dan empat penumpang. Mobil terbang ini bisa menjangkau jarak 100 km jika beroperasi secara elektrik dan 500 km jika beroperasi secara hibrida. Kecepatan maksimalnya adalah 250 km/jam. Dengan mobil terbang ini, waktu tempuh dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta ke pusat bisnis SCBD di Jakarta hanya butuh delapan menit.
Mobil terbang ini ditargetkan untuk dipasarkan pada tahun 2028. Saat ini, PTDI sedang mengajukan uji laik terbang kepada Direktorat Kelaikudaraan & Pengoperasian Pesawat Udara (DKPPU) Kementerian Perhubungan untuk produk mobil terbang ini agar bisa beroperasi secara komersial. Selain itu, sertifikasi juga sedang diajukan ke otoritas FAA (Federal Aviation Administration) agar mobil terbang ini bisa dijual di pasar luar Indonesia.
Vela Alpha merupakan produk anak bangsa yang ingin menjadi pionir di Asia Tenggara dalam bidang mobil terbang. Produk ini juga mendapatkan apresiasi langsung dari Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi yang berkunjung ke pameran di Singapura. Vela Alpha diharapkan bisa menjadi alternatif transportasi udara yang efisien, cepat, dan ramah lingkungan.
@mpa
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!