Vectra AI Meluncurkan Platform Deteksi dan Respons Serangan "Hybrid" Pertama di Industri

ED
Kamis, 10 Agustus 2023 | 11:26 WIB
Bagikan
Vectra AI Meluncurkan Platform Deteksi dan Respons Serangan "Hybrid" Pertama di Industri
  • Sangat didukung AI terintegrasi, dilengkapi "real-time attack signal intelligence".

VISI.NEWS | SINGAPURA - Vectra AI, pemimpin solusi deteksi dan respons ancaman siber (cyber threat detection and response) yang didukung kecerdasan buatan (AI), hari ini meluncurkan Vectra AI Platform dengan teknologi yang telah dipatenkan, Attack Signal Intelligence™.

Melalui solusi ini, Vectra AI menghasilkan sinyal terintegrasi bagi kalangan perusahaan yang ingin merealisasikan extended detection and response (XDR). Dengan Vectra AI Platform, kalangan perusahaan mengintegrasikan public cloud, identitas, SaaS, dan sinyal jaringan dari Vectra AI dengan sinyal endpoint detection and response (EDR) yang telah digunakan. Hal ini membekali tim SOC untuk mengikuti tren hybrid attack yang kian canggih, cepat, dan berskala luas.

Tanpa solusi efektif yang menghambat hybrid attacker modern, tim keamanan TI menghadapi lingkaran setan yang melibatkan berbagai attack surface, metode peretasan yang semakin mengecoh, peringatan keamanan yang lebih sering muncul. Maka, hal tersebut sangat membebani kerja tim SOC sehingga mereka kerap kewalahan.

Riset baru-baru ini mengungkap, 63% analis SOC melaporkan skala attack surface meningkat dalam tiga tahun terakhir, dan 67% analis SOC tidak mampu menangani jumlah peringatan harian yang diterimanya. Maka, Vectra AI Platform membantu tim keamanan TI bergerak cepat seperti hybrid attacker modern guna mengidentifikasi pola perilaku. Keunggulan tersebut tidak mampu disediakan perangkat lain. Dengan mengandalkan AI untuk menganalisis pola pelaku serangan siber, serta secara otomatis memilah, menghubungkan, dan memprioritaskan insiden keamanan, Vectra AI Platform menghasilkan sinyal terintegrasi yang mendukung XDR.

"Bagi kami, prioritasnya adalah kinerja, bukan akronim. Tujuan utamanya adalah target akhir, bukan mendefinisikan langkah-langkah untuk mencapai target," ujar Jay DePaul, Chief Cybersecurity & Technology Risk Officer, Dun & Bradstreet.

"Vectra AI membantu kami mencapai target akhir, menghentikan serangan canggih, memodernisasi pengelolaan keamanan, dan meningkatkan daya tahan siber."

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.