Vectra AI Meluncurkan Platform Deteksi dan Respons Serangan "Hybrid" Pertama di Industri
Menurut Jon Oltsik, Distinguished Analyst and Enterprise Strategy Group (ESG) fellow, "Terlepas dari definisi XDR, praktisi keamanan TI tertarik memakai XDR agar mereka mampu menangani beberapa tantangan deteksi dan respons ancaman. XDR hadir sebagai pilihan menarik, sebab perangkat yang kini tersedia kesulitan mendeteksi dan menginvestigasi ancaman canggih, membutuhkan keahlian khusus, serta tidak efektif ketika mengorelasikan peringatan. Singkatnya, CISO menginginkan perangkat XDR yang dapat meningkatkan efektivitas keamanan, khususnya deteksi ancaman mutakhir. Lebih lagi, CISO mencari XDR guna memperingkas pengelolaan keamanan dan meningkatkan produktivitas staf."
Mewujudkan Sinyal Terintegrasi pada Hybrid Attack Surface
Vectra AI Platform mengintegrasikan sinyal serangan bawaan dan pihak ketiga pada domain hybrid cloud, termasuk AWS, Microsoft Azure, Google Cloud Platform, Microsoft 365, Microsoft Azure AD, segala jenis jaringan, serta endpoint dengan perangkat Endpoint Detection and Response (EDR) yang dipilih klien.
"Pendekatan yang kini diterapkan dalam deteksi dan respons ancaman siber telah berubah drastis. Apalagi, semakin banyak perusahaan beralih menuju lingkungan hybrid. Di sisi lain, tim keamanan TI terus menghadapi kompleksitas cloud, kewalahan menghadapi peringatan keamanan, serta beban kerjanya melonjak," kata Hitesh Sheth, President and CEO, Vectra AI.
"Sebagai pionir deteksi dan respons ancaman yang didukung AI, platform unggulan kami menghasilkan sinyal terintegrasi yang paling akurat sehingga kalangan Perusahaan hybrid mampu merealisasikan XDR dengan cepat dan berskala luas."
@mpa
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!