Usung Program Studi Interdisipliner, UTS Transdisciplinary School Bermitra dengan University of Arizona
Sebagai gelar akademik gabungan yang unik, BCII telah berkembang pesat sejak pertama kali diluncurkan di UTS pada 2014. Menurut Profesor Le Hunte: "BCII telah menjadi program studi unggulan yang dikembangkan sendiri oleh UTS," jelasnya. "BCII juga menempatkan UTS di jajaran global dari sisi kurikulum dan riset interdisipliner. Setelah memiliki lebih dari 800 mitra industri, kami pun mengembangkan pemahaman luas atas program belajar yang terintegrasi dengan dunia kerja dalam ekonomi yang berbasis pada inovasi."
"Kami ingin menghadirkan semangat dan konsep serupa—membawa resep yang sama di University of Arizona, seperti di Sydney. Mewakili seluruh staf TD School, saya kira, hal tersebut merupakan agenda utama kami—menciptakan dampak positif dan transformasi yang lebih besar bagi kehidupan mahasiswa global."
Angkatan mahasiswa BCII yang pertama di UA Franke Honors akan mulai berkuliah pada program Summer School mendatang yang berawal dari Agustus. Rangkaian kuliah pertama akan diberikan oleh staf pengajar TD School di UTS. Di saat bersamaan, Profesor Le Hunte juga gembira membekali staf pengajar UA dengan berbagai keahlian, tak hanya keahlian mengajari mahasiswa, namun juga berkontribusi terhadap kolaborasi dan perkembangan pedagogi interdisipliner yang unik pada jenjang internasional.
Kemitraan ini juga bermanfaat bagi mahasiswa UA dan UTS, serta seluruh staf universitas, mulai dari pertukaran mahasiswa hingga kolaborasi dengan industri kreatif pada jenjang internasional. Lewat kemitraan ini, Franke Honors College akan menjadi tujuan kuliah terbaik bagi mahasiswa berprestasi yang ingin mengikuti program studi BCII di UA Franke.
"Saya gembira memperluas jangkauan program BCII di luar negeri, serta bekerja sama dengan mitra unggulan di University of Arizona. Langkah ini turut memperluas jaringan kami, serta membuka berbagai peluang yang lebih besar bagi mahasiswa di seluruh dunia," kata Vice-Chancellor and President, UTS, Profesor Andrew Parfitt. "Kami menyadari, inovasi tidak terikat pada satu negara atau benua saja: inovasi adalah kepentingan dunia. Maka, menciptakan warga global merupakan unsur penting dalam upaya kami."
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!