UNIBI Edukasi Orang Tua Dampingi Anak Hadapi Pubertas di Era Digital
Program Studi Ilmu Komunikasi UNIBI menggelar kegiatan PKM bersama Komunitas krea.ti.viti di Sanggar Olah Seni Babakan Siliwangi, Dago, Kota Bandung, Sabtu (27/6/2026)./visi.news/ist.
VISI.NEWS - Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia (UNIBI) menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bersama Komunitas krea.ti.viti (Komunitas Perempuan Kreatif Indonesia) di Sanggar Olah Seni Babakan Siliwangi, Dago, Kota Bandung, Sabtu (27/6/2026) pukul 16.00 WIB.
Kegiatan ini mengangkat tema penting mengenai tantangan membesarkan anak di era modern, sosialisasi ini bertujuan memberikan edukasi komprehensif kepada audiens tentang pentingnya mengenali, memahami, serta mendampingi anak dalam menghadapi masa pubertas sejak usia sekolah dasar (SD).
Dosen pendamping PKM, Dewi Christina Marbun, mengungkapkan bahwa anak-anak generasi Alpha saat ini menghadapi realitas pubertas yang jauh berbeda. Jika dahulu referensi pubertas sangat terbatas dari lingkungan sekitar atau media cetak, anak-anak zaman sekarang memiliki akses tanpa batas ke ruang digital.
"Pubertas saat ini datang lebih cepat, tidak hanya secara biologis tetapi juga secara sosiologis," ujar Dewi dalam keterangan tulis yang diterima VISI.NEWS, Rabu (1/7/2026).
Ia menjelaskan, algoritma media sosial seperti TikTok dan Instagram kerap menampilkan tren kecantikan, penggunaan produk perawatan kulit untuk orang dewasa, hingga gaya hidup yang belum sesuai bagi anak usia sekolah dasar. Kondisi tersebut dinilai dapat memengaruhi kepercayaan diri dan membuat anak kesulitan beradaptasi dengan perubahan fisik mereka.
Selain itu, Dewi juga menyoroti fenomena medis seperti pubertas dini yang ditandai munculnya perkembangan seksual sekunder sebelum usia delapan tahun pada anak perempuan dan sebelum usia sembilan tahun pada anak laki-laki. Menurutnya, selain dipengaruhi faktor genetik dan status nutrisi seperti obesitas, paparan zat kimia dari produk kosmetik maupun skincare yang dipicu oleh tren media sosial turut andil mempercepat perkembangan pubertas ini. Ketika mengalami pubertas dini, anak rentan mengalami dampak psikososial seperti menurunnya rasa percaya diri.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!