Unggul Sementara di Dapil Jabar 2, Ini Kata Humaira Zahrotun Noor
VISI.NEWS | SOREANG - Caleg Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Humaira Zahrotun Noor menjadi caleg dengan raihan suara tertinggi sementara di daerah pemilihan (Dapil) Jawa Barat 2, berdasarkan hasil real count Komisi Pemilihan Umum (KPU) per 17 Februari 2024 pukul 06.30 WIB.
Humaira Zahrotun Noor mendapatkan 12.028 suara dari 2714 TPS yang telah masuk ke sistem KPU, atau sekitar 24,60% dari total 11034 TPS di Dapil Jabar 2. Angka ini jauh meninggalkan caleg lainnya di partainya maupun di partai lain.
Dapil Jabar 2 meliputi seluruh wilayah Kabupaten Bandung. Dapil ini memiliki 10 kursi DPRD Jawa Barat yang diperebutkan oleh 11 partai politik.
Humaira Zahrotun Noor merupakan caleg perempuan pertama yang berhasil meraih suara tertinggi di Dapil Jabar 2. Ia juga merupakan caleg termuda di partainya, masih dua puluh tahunan. Ia merupakan mahasiswa Universitas Indonesia dan aktif di berbagai organisasi kemasyarakatan termasuk KNPI.
Humaira Zahrotun Noor mengatakan bahwa ia bersyukur atas hasil sementara ini dan berterima kasih kepada masyarakat yang telah memberikan kepercayaan kepadanya. Ia berjanji akan berjuang untuk mewujudkan aspirasi masyarakat di Dapil Jabar 2.
"Alhamdulillah, saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Allah SWT, keluarga, tim, relawan, dan tentunya masyarakat Dapil Jabar 2 yang telah memberikan suara dan dukungan kepada saya. Ini adalah amanah yang harus saya emban dengan baik dan bertanggung jawab. Insya Allah, saya akan berjuang untuk mewakili aspirasi masyarakat di DPRD Jawa Barat," ujar Humaira Zahrotun Noor.
Ia juga mengajak caleg lainnya untuk bersikap sportif dan menghormati hasil pemilu yang ditetapkan oleh KPU. Ia berharap tidak ada gesekan atau konflik yang dapat merusak persatuan dan kesatuan bangsa.
"Saya menghargai semua caleg yang telah berkompetisi secara sehat dan demokratis. Saya mengajak semua pihak untuk bersikap sportif dan menghormati hasil pemilu yang ditetapkan oleh KPU. Mari kita jaga persatuan dan kesatuan bangsa, karena kita semua adalah saudara sebangsa dan setanah air," tutur Humaira Zahrotun Noor.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!