Umuh Muchtar Ungkap Dana Bonus ASN untuk Persib Belum Sepenuhnya Diterima
Editor
Desi Rossilawati
Senin, 30 Juni 2025 | 16:30 WIB
VISI.NEWS | BANDUNG - Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Umuh Muchtar, menegaskan bahwa dana bonus untuk pemain Persib yang dijanjikan melalui penggalangan dana Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Provinsi Jawa Barat hingga kini belum sepenuhnya diterima.
Dana senilai Rp 356 juta yang sempat diserahkan oleh Sekretaris Daerah Jawa Barat, Herman Suryatman, pada 3 Juni lalu, kata Umuh, sudah dikembalikan oleh pihaknya. Menurutnya, publik terlanjur mengira bahwa dana Rp 1 miliar yang dijanjikan sudah diterima penuh, padahal kenyataannya tidak demikian.
"Saya pertegas ya, dari ASN belum diterima, kalau yang Rp 1 miliar dari KDM (Dedi Mulyadi) itu kan pribadi dari gubernur, tidak ada masalah kalau itu," ujar Umuh di Stadion GBLA, Senin (30/6/2025).
Ia bahkan mencurigai bahwa dana yang dikumpulkan sebenarnya sudah mencapai Rp 1 miliar, namun hanya sebagian yang diberikan kepada Persib. Karena itulah, Umuh memilih mengembalikan dana Rp 356 juta tersebut untuk menghindari kesalahpahaman.
"Saya curiga jangan-jangan dari ASN sudah Rp 1 miliar, terus diberikan Rp 350 juta, itu yang kecurigaan saya. Jadi saya tidak mau terima, jadi dikembalikan dulu," jelasnya.
Umuh menekankan pentingnya transparansi terkait rincian dana tersebut, termasuk asal sumbangan dan pihak-pihak yang terlibat dalam pengumpulannya. Ia menegaskan tidak akan mengambil dana yang tidak sesuai komitmen.
"Kemarin yang Rp 350 juta staf saya di Persib suruh dikembalikan. Jangan jadi penudingan bahwa sudah diterima, ini Umuh Muchtar tidak akan ngambil sepeser pun, saya lebih dari situ mengeluarkan uang pribadi buat pemain," tegasnya.
Menurutnya, jika ada rincian yang jelas, publik akan percaya dan tidak menimbulkan kecurigaan.
"Harus ada rincian uang dari si A si B, siapa tahu sudah dapat 1 miliar sama sekda diotak-atik lagi, maaf saudara Sekda," pungkas Umuh. @ffr
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!