UIN Bandung dan Unpar Jadi Tuan Rumah Temu Nasional XV 2021 Fortei secara Hibrid
ED
Editor
Fendy Sy Citrawarga
Sabtu, 23 Oktober 2021 | 13:24 WIB
VISI.NEWS | BANDUNG - UIN Sunan Gunung Djati Bandung dan Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) jadi tuan rumah Temu Nasional XV Forum Pendidikan Tinggi Teknik Elektro Indonesia (Fortei) yang dilaksanakan secara hibrid (daring dan luring) dari tanggal 21-22 Oktober 2021.
Dengan menerapkan protokol kesehatan pimpinan pusat Fortei hadir secara langsung di Hotel Puri Khatulistiwa Jatinangor Sumedang, Jawa Barat. Sementara 263 peserta lainnya dari 117 institusi se-Indonesia yang diwakili para Ketua Prodi Teknik Elektro dan yang serumpun, menghadiri lewat aplikasi zoom meeting.
Temu Nasional kali ini mengambil tema Penguatan Peran Fortei dalam Program MBKM, yang dirangkai dengan kegiatan Seminar Nasional Teknik Elektro (SNTE) 2021.
Dekan Fakultas Teknologi Industri Unpar yang diwakili oleh Wakil Dekan III Faisal Wahab, MT dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada UIN Sunan Gunung Djati yang sudah bekerja sama dalam penyelenggaraan Temu Nasional XV ini.
“Tema tahun ini terkait dengan MBKM ini sangat menarik untuk dibahas pada kesempatan ini, dan tentu ini bisa dijadikan landasan untuk menyelenggarakan MBKM secara baik khususnya bagi prodi Teknik Elektro. Di Unpar telah dibuat sekretariat MBKM dalam rangka menyukseskan MBKM," tegas Faisal, dalam keterangan tertulis yang diterima VISI.NEWS, Sabtu (23/10/2021).
Dekan Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UIN Sunan Gunung Djati Bandung Dr. Hasniah Aliah, M.Si membuka acara Temu Nasional FORTEI XV sambil mengucapkan selamat datang di Bandung bagi yang hadir dan yang online di tempat masing-masing.
“Kegiatan ini tentunya akan membawa manfaat bagi kami khususnya jurusan Teknik Elektro karena materi yang akan dibahas terkait evaluasi pembelajaran daring, dan arahan dari DIKTI terkait MBKM serta pemaparan tentang LAM Teknik," jelas Hasniah.
Hasniah menyampaikan terkait pembelajaran daring yang sudah dilaksanakan 4 semester dalam pertemuan akan ada sharing pengalaman dari berbagai kampus dan persiapan pembelajaran hybrid.
“Terkait dengan MBKM kami perlu mendapatkan informasi yang banyak karena dalam pelaksanaannya diperlukan MoU antar Perguruan Tinggi, dan isu terakhir terkait LAM Teknik kami juga memerlukan informasi yang lengkap terutama mekanisme dan pelaksanaannya, semoga dari pertemuan ini bisa menjadikan kemajuan bersama bagi Jurusan Teknik Elektro di seluruh Indonesia," papar Hasniah.
Dalam Temu Nasional kali ini ada arahan dari Plt Dirjen Dikti Prof. Ir. Nizam, M.Sc., DIC, Ph.D., IPU, Asean Eng yang menekankan kembali tentang pelaksanaan MBKM.
Menurutnya karena dalam MBKM akan memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan potensinya seiring dengan perubahan dunia kerja dengan memberikan ruang sampai 2 semesster untuk mendapatkan learning experience di dunia profesi yang akan dimasuki.
"Dan kita memberikan keluasan bagi mahasiswa untuk mengambil mata kuliah di luar prodinya sampai 20 SKS karena tidak semua Teknik Elektro masuk ke dunia PLN misalnya, tapi mahasiswa ada yang mau memasuki dunia lainnya di luar bidang Teknik Elektro," lanjut Nizam.
Plt Dirjen DIKTI mengajak untuk memanfaatkan kesempatan tersebut melalui program MBKM yang sudah dibuat oleh pemerintah dengan dua kata kunci pertama kualitas dan kedua adalah relevansi untuk memastikan akan menghasilkan sumber daya yang unggul dan karya-karya inovasi yang relevansi dengan kebutuhan masyarakat.
Ketua FORTEI Prof. Ir. Hadi Suyono, M.Sc., Ph.D., IPU., ASEAN memaparkan bahwa saat ini mesti bermitra dengan kampus lain ataupun dengan dunia industri, sesuai dengan semangat MBKM yang pada intinya akan memberikan ruang bagi mahasiswa untuk menentukan potensi apa yang ingin dicapai oleh mahasiswa.
"Di samping itu kita sebagai pengelola kampus mesti menitikberatkan pada OBE (outcome base education) dan CP (capaian pembelajaran) yang kita sesuaikan dengan apa yang diinginkan oleh lembaga akreditasi dan turunannya CPMK (capaian pembelajaran mata kuliah) yang ini akan menghasilkan lulusan yang unggul," ujar Hadi. @fen
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!