Tukang Cukur Bogor Ngaku Tak Bisa Tidur Usai Videonya Viral
Bendera Merah Putih./visi.news/ist.
VISI.NEWS - Nurhidayat alias Abuy, tukang cukur di Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor, mengaku sempat ketakutan hingga tidak bisa tidur setelah video dirinya saat diduga diintimidasi untuk memasang bendera merah putih viral di media sosial.
Abuy mengaku khawatir dengan dampak video tersebut setelah tersebar luas di berbagai kanal media sosial.
"Hari Minggu terus terang enggak bisa tidur, kepikiran takut jempol netizen, takut salah ngomong bahaya," kata Abuy dalam keterangannya dikutip, Kamis (13/8/2026).
Pria asal Kecamatan Pamijahan itu mengatakan mengetahui video tersebut telah viral setelah istrinya menerima pesan WhatsApp. Abuy kemudian membuka media sosial dan mendapati rekaman dirinya saat diminta memasang bendera merah putih telah beredar luas.
"Saya ge sempat malu ke istri," tuturnya.
Namun, setelah mendapat masukan dari keluarga dan teman-temannya, Abuy mulai kembali percaya diri. Ia juga melihat banyak pengguna media sosial yang memberikan dukungan kepadanya.
"Ternyata netizen pro-na ka urang (saya), saya jadi PD kan, aman cenah (kata) orang," ungkapnya.
Meski sempat tidak terima karena direkam dan videonya kemudian tersebar luas, Abuy memilih meminta maaf serta memberikan klarifikasi terkait ucapannya "belum merdeka".
Ia mengatakan keputusan tersebut diambil untuk meredakan persoalan yang telanjur ramai di media sosial.
"Padahal saya memvideokan enggak, ngeviralin enggak. Ngajelasin udah saya mah. Ya udahlah demi kebaikan aja ini mah, mengalah untuk menang lah istilahnya," tuturnya.
Abuy juga akhirnya memasang bendera merah putih di depan tempat pangkas rambutnya.
Di sisi lain, Abuy mempertanyakan identitas pria yang merekam dirinya saat kejadian. Pasalnya, pihak Kecamatan Rancabungur menyatakan pria tersebut bukan petugas kecamatan.
Abuy berharap pria yang merekamnya turut memberikan klarifikasi mengenai kejadian tersebut, termasuk dugaan intimidasi yang membuat video itu kemudian ramai di media sosial.
"Makanya kan semua netizen tuh mengecam dia kan sekarang, nyari akun dia kan udah mencoreng nama baik kecamatan juga," pungkasnya.
Sebelumnya, video yang memperlihatkan Abuy diduga diintimidasi terkait pemasangan bendera merah putih untuk menyambut HUT Kemerdekaan RI ke-81 beredar di media sosial.
Dalam video tersebut, Abuy terlihat sedang mencukur pelanggan di tempat usahanya ketika didatangi pihak Kecamatan Rancabungur bersama seorang pria.
Abuy kemudian diminta segera memasang bendera merah putih. Seorang pria yang ikut dalam rombongan tersebut merekam Abuy sembari mempertanyakan alasan dirinya belum memasang bendera merah putih dengan nada tinggi.
"Kata siapa udah merdeka," jawab Abuy dalam video.
Perekam kemudian terus mencecar Abuy yang sedang bekerja untuk mempertanyakan maksud dari ucapannya tersebut.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!