Tubagus Raditya Ungkap Proyeksi Hasil Pilkada Kab. Bandung: Keunggulan 227.443 Suara

ED
Kamis, 28 November 2024 | 15:24 WIB
Bagikan
Tubagus Raditya Ungkap Proyeksi Hasil Pilkada Kab. Bandung: Keunggulan 227.443 Suara

VISI.NEWS | KAB. BANDUNG -H. Tubagus Raditya atau Haji Didit, mengungkapkan proyeksi hasil pemilu berdasarkan data terbaru dengan 90,20% TPS masuk. Menggunakan asumsi jumlah pemilih terdaftar sebanyak 2,6 juta orang dan tingkat partisipasi pemilih sebesar 65%, tim mengungkapkan hasil sementara yang menunjukkan keunggulan signifikan bagi pasangan Dadang Supriatna & Ali Syakieb.

Berdasarkan data yang ada, kata politisi dan tokoh pemuda ini di Rumah Pemenangan Paslon nomor urut 02 HM Dadang Supriatna-Ali Syakieb di Baleendah, Rabu (27/11/2024) malam, jumlah total suara yang masuk hingga saat ini mencapai 1.682.079 suara dari sekitar 1,69 juta suara yang diperkirakan berdasarkan tingkat partisipasi 65%. "Dari jumlah tersebut, Dadang Supriatna & Ali Syakieb meraih 943.621 suara (56,10%), sementara pasangan Paslon 01 memperoleh 738.458 suara (43,90%). Selisih suara antara kedua paslon ini sementara mencapai 205.163 suara," ujar Didit.

Sisa suara yang masih belum masuk dari 574 TPS diperkirakan mencapai 182.532 suara. Dengan rata-rata suara per TPS saat ini sekitar 318 suara, proyeksi suara tambahan untuk masing-masing paslon dapat dihitung berdasarkan tren distribusi suara yang ada. Berdasarkan perhitungan, pasangan Dadang Supriatna & Ali Syakieb diperkirakan akan menambah 102.406 suara dari sisa TPS, sedangkan pasangan Paslon 01 diperkirakan memperoleh 80.126 suara tambahan.

"Jika proyeksi ini terbukti akurat, maka Dadang Supriatna & Ali Syakieb akan mengumpulkan 1.046.027 suara di akhir penghitungan, sementara Paslon 01 diperkirakan hanya akan meraih 818.584 suara. Dengan demikian, selisih suara akhir antara kedua paslon ini diperkirakan mencapai 227.443 suara," jelasnya.

Berdasarkan hasil proyeksi ini, tim sukses H. Tb Raditya menilai keunggulan pasangan Dadang Supriatna & Ali Syakieb akan tetap stabil hingga penghitungan suara selesai. Dalam analisisnya, meskipun masih ada sisa suara yang belum dihitung, Paslon 01 akan menghadapi kesulitan untuk mengejar ketertinggalannya. "Paslon 01 memerlukan lebih dari 125% suara di TPS yang tersisa untuk mengejar ketertinggalan ini, sebuah pencapaian yang menurut tim hampir mustahil dilakukan secara statistik, " ungkapnya.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.