Heboh Penarikan 40 Merek Beras, Bos Bulog Sidak Ritel Modern, Ini Hasilnya 6 Aug 2026 Cegah Keracunan MBG, SPPG Tanpa SLHS Terancam Ditutup Permanen 6 Aug 2026 Polisi Tetapkan Saepullah Tersangka Kasus Mutilasi di Depok 6 Aug 2026 BPS: Indeks Kepuasan Layanan Haji Indonesia 2026 Capai 83,28 poin 6 Aug 2026 Jadwal Persija vs Arema FC, Perebutan Juara Tiga Piala Presiden 2026 6 Aug 2026 Riset DIR: Trust Publik Menguat, Modal Baru Benahi MBG 6 Aug 2026 Preview Persib vs Persebaya: Buru Trofi Pembuka Era Baru 6 Aug 2026 KDMP Nagrak Jalin Kerja Sama dengan BPJS Ketenagakerjaan, Bupati Bandung Beri Apresiasi 6 Aug 2026 Truk Batu Bara Tabrak Lima Kendaraan di Ciwidey 6 Aug 2026 Dokter RSUD Ruteng Minta Maaf Usai Komentar soal Pasien BPJS Viral 6 Aug 2026 Heboh Penarikan 40 Merek Beras, Bos Bulog Sidak Ritel Modern, Ini Hasilnya 6 Aug 2026 Cegah Keracunan MBG, SPPG Tanpa SLHS Terancam Ditutup Permanen 6 Aug 2026 Polisi Tetapkan Saepullah Tersangka Kasus Mutilasi di Depok 6 Aug 2026 BPS: Indeks Kepuasan Layanan Haji Indonesia 2026 Capai 83,28 poin 6 Aug 2026 Jadwal Persija vs Arema FC, Perebutan Juara Tiga Piala Presiden 2026 6 Aug 2026 Riset DIR: Trust Publik Menguat, Modal Baru Benahi MBG 6 Aug 2026 Preview Persib vs Persebaya: Buru Trofi Pembuka Era Baru 6 Aug 2026 KDMP Nagrak Jalin Kerja Sama dengan BPJS Ketenagakerjaan, Bupati Bandung Beri Apresiasi 6 Aug 2026 Truk Batu Bara Tabrak Lima Kendaraan di Ciwidey 6 Aug 2026 Dokter RSUD Ruteng Minta Maaf Usai Komentar soal Pasien BPJS Viral 6 Aug 2026

Trump & Netanyahu Klaim Khamenei Tewas, Iran Membantah Keras

ED
Minggu, 1 Maret 2026 | 04:50 WIB
Bagikan
Trump & Netanyahu Klaim Khamenei Tewas, Iran Membantah Keras

VISI.NEWS | TEHERAN -Ketegangan geopolitik di Timur Tengah memuncak setelah Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, dan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, mengklaim Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, tewas dalam serangan militer yang menghantam Teheran. Klaim tersebut langsung memicu polemik global karena pemerintah Iran membantah keras kabar kematian tersebut.

Dalam pernyataan panjang di platform media sosial Truth, Minggu (1/3/2026), Trump menyebut Khamenei sebagai “salah satu sosok paling jahat dalam sejarah” dan menyatakan kematiannya sebagai bentuk keadilan bagi rakyat Iran dan warga Amerika. “Khamenei, salah satu sosok paling jahat dalam sejarah, telah meninggal. Ini bukan hanya keadilan bagi rakyat Iran, tetapi juga bagi semua warga Amerika yang hebat, dan orang-orang dari banyak negara di seluruh dunia, yang telah dibunuh atau dimutilasi oleh Khamenei dan geng preman haus darahnya,” tulis Trump.

Trump juga mengklaim bahwa operasi tersebut didukung sistem intelijen dan pelacakan canggih Amerika Serikat yang bekerja sama erat dengan Israel. Ia menyatakan tak ada yang bisa dilakukan Khamenei maupun para pemimpin lain yang disebut turut tewas bersamanya untuk menghindari serangan itu. Bahkan, Trump menyebut ini sebagai “kesempatan terbesar bagi rakyat Iran untuk merebut kembali negara mereka.”

Dalam pernyataannya, Trump turut mengklaim adanya gelombang pembelotan di tubuh Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), militer, serta aparat keamanan Iran. “Kami mendengar bahwa banyak dari IRGC, militer, dan pasukan keamanan dan polisi lainnya, tidak lagi ingin berperang, dan mencari perlindungan dari kami,” ujarnya. Ia juga mengulang pernyataan kerasnya, “sekarang mereka bisa mendapatkan kekebalan hukum, nanti mereka hanya akan mendapatkan kematian!”

Lebih jauh, Trump menegaskan pemboman berat dan tepat sasaran akan terus berlanjut sepanjang pekan ini atau selama diperlukan untuk mencapai tujuan yang ia sebut sebagai “perdamaian di seluruh Timur Tengah dan bahkan di seluruh dunia.” Pernyataan tersebut memicu kekhawatiran akan eskalasi militer yang lebih luas.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.