Trump & Netanyahu Klaim Khamenei Tewas, Iran Membantah Keras
Sementara itu, Netanyahu dalam pidato yang disiarkan televisi Israel mengklaim serangan mendadak telah menghantam kompleks kediaman Khamenei di pusat Teheran. Ia menyebut lokasi tersebut sebagai pusat kekuasaan utama Iran selama beberapa dekade terakhir. Menurutnya, terdapat indikasi kuat bahwa target utama operasi tidak selamat.
Sejumlah media Israel turut melaporkan dugaan kematian Khamenei dalam operasi gabungan yang disebut melibatkan Israel dan Amerika Serikat. Seorang pejabat senior militer Israel bahkan dikabarkan menyampaikan kepada media internasional bahwa target utama diyakini telah tewas, meskipun belum ada bukti visual atau konfirmasi independen yang dirilis ke publik.
Namun, pemerintah Iran langsung membantah klaim tersebut. Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, dalam wawancara media internasional menegaskan bahwa Khamenei masih hidup dan dalam kondisi selamat. Ia menolak keras narasi perubahan rezim yang disebut-sebut menjadi tujuan serangan.
Araghchi menyatakan dukungan rakyat Iran terhadap pemerintah tetap kuat dan tekanan militer dari luar tidak akan menggoyahkan sistem politik negara tersebut. Meski lokasi pasti Khamenei belum dipublikasikan sejak serangan terjadi, ia memastikan pemimpin tertinggi Iran itu aman. Komunitas internasional kini memantau situasi dengan cermat karena eskalasi ini berpotensi memperluas konflik kawasan dan mengguncang stabilitas global, termasuk sektor energi dan keamanan dunia.
@uli
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!