Trump Ingin Kanada Jadi Negara Bagian ke-51
Editor
Desi Rossilawati
Senin, 10 Februari 2025 | 22:10 WIB
VISI.NEWS | AMERIKA SERIKAT - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyampaikan niat kontroversial untuk menjadikan Kanada sebagai negara bagian ke-51 AS. Pernyataan itu disampaikan dalam wawancara dengan Fox News Channel pada Minggu (9/2/2025), saat sesi pra-acara Super Bowl.
Trump menyebutkan bahwa alasan di balik gagasan tersebut adalah untuk mengatasi apa yang dia klaim sebagai subsidi AS terhadap Kanada sebesar 200 miliar dolar per tahun, meskipun data menunjukkan bahwa tidak ada subsidi tersebut. Justru AS membeli banyak komoditas dari Kanada, termasuk energi.
Perdana Menteri Kanada, Justin Trudeau, mengonfirmasi bahwa rencana itu nyata dan berkaitan dengan ambisi Trump untuk memanfaatkan kekayaan sumber daya alam Kanada. Trudeau menyatakan bahwa AS menyadari potensi besar yang dimiliki negaranya dan ingin mengambil keuntungan dari itu.
"Pak Trump berpikir bahwa cara termudah untuk melakukannya adalah dengan menyerap negara kita dan (gagasan) itu adalah hal yang nyata. Dalam percakapan saya dengannya," kata dia.
"Mereka sangat menyadari sumber daya yang kita miliki dan sangat ingin memanfaatkannya," terangnya.
Dalam pertemuan tertutup, Trudeau menyebut diskusi ini berkaitan dengan tarif impor yang Trump ancam akan naikkan hingga 25 persen, termasuk pada baja dan aluminium. Meksiko dan Kanada sebelumnya telah mengambil langkah meredakan kekhawatiran terkait keamanan perbatasan dan perdagangan narkoba guna menghindari tarif tersebut.
Meskipun Trump sempat menunda kebijakan tarif selama 30 hari, dia kembali menegaskan akan memberlakukan tarif baru pekan ini. Hal ini memicu kekhawatiran tentang hubungan dagang antara AS dan dua mitra dagang besarnya, Kanada dan Meksiko. @ffr
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!