Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 4 Kelompok Akan Demo 27 Agustus di Jakarta, Ini Daftar Tuntutannya 26 Aug 2026 Soal Pernyataan Budi Arie, TB Hasanuddin Beri Sindiran Menohok 26 Aug 2026 Revaldo Jadi Tersangka Kasus Narkoba untuk Keempat Kalinya 26 Aug 2026 Baznas Beri Beasiswa untuk 1.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 4 Kelompok Akan Demo 27 Agustus di Jakarta, Ini Daftar Tuntutannya 26 Aug 2026 Soal Pernyataan Budi Arie, TB Hasanuddin Beri Sindiran Menohok 26 Aug 2026 Revaldo Jadi Tersangka Kasus Narkoba untuk Keempat Kalinya 26 Aug 2026 Baznas Beri Beasiswa untuk 1.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT 26 Aug 2026

TREN CHILDFREE | Pilihan Childfree Malaysia Tantang Norma Islam

ED
Senin, 9 September 2024 | 15:15 WIB
Bagikan
TREN CHILDFREE | Pilihan Childfree Malaysia Tantang Norma Islam

Oleh Baharom (360info)

PADA pertengahan tahun 2024, platform media sosial berbahasa Melayu Malaysia diramaikan dengan perdebatan sengit mengenai tren pernikahan tanpa anak yang sedang naik daun, di mana pasangan dengan sengaja memilih untuk tidak memiliki anak.

Topik ini menjadi perbincangan setelah pasangan-pasangan berbagi cerita tentang kehidupan tanpa anak yang memuaskan. Pimpinan agama dan menteri negara itu juga turut memberikan tanggapan.

Menteri Agama Mohd Na'im Mokhtar mengklaim tren tanpa anak bertentangan dengan ajaran Islam dan menekankan pentingnya keluarga dalam Islam dengan merujuk pada ayat-ayat Al-Quran.

Gaya hidup tanpa anak bertentangan dengan ajaran Islam karena bertentangan dengan Sunnah (perkataan dan ajaran) Nabi Muhammad, yang menganjurkan untuk memiliki anak, dan dianggap makruh (tidak dianjurkan) dalam Islam untuk tidak memiliki anak hanya untuk menghindari tanggung jawab. Kantor Mufti Wilayah Federal menjelaskan bahwa meskipun tidak memiliki anak karena risiko kesehatan diperbolehkan, memilih jalan ini tanpa alasan yang sah tidak dianjurkan dalam yurisprudensi Islam.

Sementara itu, Menteri Perempuan, Keluarga, dan Pembangunan Masyarakat Nancy Shukri membela hak pasangan untuk memilih hidup tanpa anak. Pernyataannya disampaikan setelah debat parlemen yang membahas rendahnya angka kelahiran total Malaysia, seraya menambahkan bahwa pemerintah berkomitmen untuk membantu pasangan yang ingin memiliki anak tetapi menghadapi masalah infertilitas.

Tanggapan dari pejabat pemerintah dan otoritas agama ini menyoroti pentingnya masalah ini di Malaysia, di mana wacana publik sering kali terkait dengan agama dan hampir dua pertiga penduduknya beragama Islam.

Perdebatan di platform media sosial berbahasa Melayu dapat dikategorikan ke dalam tiga perspektif utama: pendukung tren tanpa anak dengan alasan ekonomi dan psikologis; penentang yang berlandaskan pada interpretasi agama dan tujuan pernikahan yang dipersepsikan; dan "kontekstualis" yang melihat keputusan tanpa anak hanya dapat diterima dalam kondisi tertentu.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.