Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

TREN CHILDFREE | Pilihan Childfree Malaysia Tantang Norma Islam

ED
Senin, 9 September 2024 | 15:15 WIB
Bagikan
TREN CHILDFREE | Pilihan Childfree Malaysia Tantang Norma Islam

Fenomena ini telah mengesampingkan pendekatan-pendekatan lain, seperti perspektif filosofis, sosiologis atau historis, demi pembenaran-pembenaran keagamaan, bahkan ketika pendekatan-pendekatan tersebut tidak memiliki dukungan argumentatif yang kuat.

Namun seiring dengan perkembangan masyarakat, demikian pula pemikiran keagamaan.

Meskipun perdebatan saat ini tentang pernikahan tanpa anak didasarkan pada yurisprudensi yang telah ada selama berabad-abad, dunia sedang bergerak menuju masa depan yang mungkin menantang pandangan-pandangan tradisional ini.

Pembangunan yang tidak berkelanjutan, kesenjangan ekonomi yang semakin melebar, dan isu-isu populasi global dapat berarti bahwa memiliki anak di masa depan dipandang sebagai langkah mundur. Apa pun yang terjadi, kemungkinan besar bentuk yang dianggap sebagai keluarga akan terus berevolusi, seperti yang telah terjadi selama ratusan tahun terakhir. Penurunan populasi global sebenarnya dapat menghadirkan peluang dan perspektif baru.***

  • Hazman Baharom sedang menempuh pendidikan doktoralnya di bidang politik dan agama di Universitas Waseda, Jepang dan merupakan penerjemah sastra Jepang. Ia juga menjabat sebagai Pelatih Nasional Malaysia di Olimpiade Filsafat Internasional.
  • Awalnya diterbitkan di bawah Creative Commons oleh 360info™.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.