Travel Umroh Pesantren: Lebih Amanah, Lebih Profesional!

ED
Senin, 8 Desember 2025 | 13:50 WIB
Bagikan
Travel Umroh Pesantren: Lebih Amanah, Lebih Profesional!

Rasulullah SAW bahkan menyebut jamaah haji dan umroh sebagai "tamu Allah" yang doanya didengar dan ampunannya dikabulkan. Jadi ketika pesantren memfasilitasi perjalanan spiritual ini, mereka tidak hanya berbisnis—mereka sedang beribadah, melayani tamu Allah, dan berdakwah sekaligus.

Kisah Sukses dari Bogor: HaramainKU Travel

Mari kita kenalan dengan Ustadz Yudi Kurnia. Lulusan Teknik UGM yang kemudian melanjutkan S2 Fikih di Universitas Islam Madinah ini punya cerita menarik. Setelah pulang dari Arab Saudi, beliau tidak langsung jadi ustadz biasa. Dia mendirikan Pesantren Madinatul Qur'an di Bogor, sekaligus... travel umroh!

"Saya melihat banyak jamaah umroh yang kurang mendapat bimbingan spiritual yang baik," kenangnya. "Mereka datang ke Tanah Suci, tapi tidak paham makna di balik setiap ritual. Bahkan ada yang salah tata caranya karena mengikuti kebiasaan yang tidak sesuai sunnah."

Maka lahirlah HaramainKU Travel—travel umroh yang fokus pada bimbingan sesuai Al-Qur'an dan Sunnah. Para pembimbingnya adalah alumni pesantren dan universitas Islam di Timur Tengah yang benar-benar kompeten dalam ilmu syariah.

Hasilnya? Luar biasa!

Sejak 2010 sampai sekarang, lebih dari 11.000 jamaah sudah beribadah umroh bersama HaramainKU. Yang lebih mencengangkan: jamaahnya bukan hanya dari Indonesia! Ada yang datang dari Kanada, Amerika Serikat, Vietnam, Malaysia, bahkan Qatar.

Dan ini statistik yang paling mengejutkan: 40% jamaah yang pernah umroh bersama HaramainKU di bulan Ramadhan, kembali lagi untuk umroh berikutnya! Return rate 40% adalah angka yang fantastis di industri travel. Ini membuktikan kepuasan jamaah yang sangat tinggi.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.