Transformasi Derawan: TPS3R “Rupiah” Wujudkan Wisata Berkelanjutan

ED
Jumat, 12 September 2025 | 18:27 WIB
Bagikan
Transformasi Derawan: TPS3R “Rupiah” Wujudkan Wisata Berkelanjutan

Pulau Derawan berkomitmen untuk mengambil langkah nyata melalui pengelolaan sampah dan pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

VISI.NEWS | DERAWAN - Pulau Derawan telah melalui perjalanan panjang dalam mewujudkan menjadi destinasi wisata yang mendunia dan lestari. Namun, laju roda kunjungan wisata ke Pulau Derawan menjadi tantangan besar dan turut menjadi pemicu persoalan pengelolaan sampah. Terlebih lagi, Pulau Derawan berada di dalam Kawasan Konservasi Perairan yang memiliki ekosistem laut yang beragam dan dilindungi.

Sejalan dengan target nasional Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk mengurangi sampah plastik di laut sebesar 70% pada 2029, serta mendukung Gerakan Wisata Bersih dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), Pulau Derawan berkomitmen untuk turut berkontribusi dengan mengambil langkah nyata melalui dokumen rencana induk pengelolaan sampah dan pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Inisiasi ini merupakan hasil analisa yang tertuang pada rencana induk yang disusun oleh WWF-Indonesia bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Berau, dimana tercatat 80 bangunan non-rumah tangga—termasuk hotel dan rumah makan—beroperasi melayani wisatawan dan warga di tahun 2023. Namun, keberadaannya tidak luput dari timbulan sampah yang rata-rata mencapai 11,16 ton per hari, dan semuanya diangkut ke tempat pembuangan sampah sementara di Tanjung Batu.

Angka ini tergolong sangat tinggi untuk pulau kecil yang berukuran hanya 44,6 hektar. Pembangunan TPS3R ini ditandai dengan acara adat suku Bajau dan peletakan batu pertama oleh Pemerintah Kabupaten Berau, masyarakat Kampung Pulau Derawan, dan WWF-Indonesia. Dengan adanya fasilitas ini diharapkan dapat menjaga kelestarian lingkungan, serta mendukung pariwisata berkelanjutan. Inisiatif ini pun diharapkan dapat menjadi contoh dan pusat edukasi bagi pengelolaan sampah di pulau-pulau kecil lainnya di Indonesia sebagai destinasi wisata yang bertanggung jawab.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.