Tips Efektif Mengatasi Anak yang Ngompol Saat Tidur Selama Toilet Training
Editor
Desi Rossilawati
Senin, 30 Desember 2024 | 02:00 WIB
VISI.NEWS | BANDUNG - Mengajarkan anak untuk tidak ngompol di malam hari merupakan tantangan yang signifikan dalam proses toilet training. Meskipun beberapa anak dapat belajar dengan cepat, banyak pula yang masih kesulitan dalam mengendalikan buang air kecil ketika tidur. Hal ini sepenuhnya normal, mengingat setiap anak memiliki tahap perkembangan yang berbeda-beda.
Toilet training bertujuan untuk membantu anak belajar mengontrol buang air kecil dan besar di tempat yang benar, seperti yang dilakukan oleh orang dewasa. Selama proses ini, anak diharapkan tidak buang air kecil atau besar di tempat lain selain toilet dan diharuskan untuk tidak menggunakan perlengkapan tambahan, seperti popok.
Namun, bagaimana jika anak yang sedang dalam tahap toilet training masih sering ngompol pada malam hari? Dr. Meitha P.E. Togas, SpA(K), menyarankan agar orangtua melaksanakan proses toilet training ini secara bertahap. Salah satu langkah yang bisa diambil adalah mengatur waktu pelatihan. “Jangan melatih anak untuk buang air di siang dan malam hari secara bersamaan. Fokus pada satu waktu, biasanya dimulai dari siang hari,” ungkapnya dalam acara Media Briefing: Mengenalkan Toilet Training pada Anak.
Penting bagi orangtua untuk memberikan waktu dan dukungan yang cukup saat anak beradaptasi dengan rutinitas baru ini. Dr. Meitha mengingatkan bahwa setelah anak berhasil mengontrol buang air siang hari dengan baik, barulah orangtua dapat beralih untuk mengajarinya di malam hari.
Selain itu, mengamati pola buang air anak juga merupakan langkah kunci untuk mengurangi kebiasaan ngompol. Orangtua dapat melatih anak untuk buang air sebelum tidur dan mencatat pola buang air mereka, seperti frekuensi buang air kecil. Jika anak sudah tidur tetapi belum sempat ke toilet, orangtua disarankan untuk membangunkannya agar ia bisa buang air kecil dan mencegah ngompol. “Pastikan juga untuk menemani mereka ke toilet dan mengantar kembali ke tempat tidur,” tutup Dr. Meitha. @berlin
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!