Tinjau Lokasi Longsor Cilacap, Wamensos Serahkan Santunan untuk Korban
"Di rumah sakit ini ada 4 orang yang dirawat, dua anak-anak, dua dewasa. Mereka terluka karena keruntuhan bangunan dan tertimpa tanah longsor. Tapi ini sudah proses menuju sehat kembali," katanya.
Ia menceritakan anak korban luka ada yang kakinya dislokasi. Saat ini kondisinya sudah direposisi. Lalu kondisi korban luka lainnya juga sudah membaik.
"Untuk yang luka kita bantu masing-masing Rp5 juta," katanya.
Adapun terkait relokasi dan hunian sementara untuk para korban, ia mengatakan tanggap darurat bencana ini ditetapkan selama 2 pekan. Setelahnya, akan ada evaluasi dan langkah tindak lanjut dari pemerintah.
"Hari ini akan ada rapat Forkompinda yang nanti akan dihadiri Gubernur Jawa Tengah. Biasanya nanti di Jakarta kalau ada kejadia seperti ini Kementerian terkait nanti akan rapat koordinasi dengan Pak Pratikno," katanya.
Ia berharap 12 korban yang masih dalam pencarian dapat segera ditemukan lewat sinergi dan kolaborasi semua pihak. Mereka yang terlibat diantaranya Tagana Kemensos, BNPB, tim SAR, TNI/Polri, dan relawan.
"Kita mengucapkan bela sungkawa yang setinggi-tingginya. Semoga korban yang meninggal diampuni dosa-dosanya, mendapat tempat terbaik di sisi-Nya. Dan keluarga yang ditinggalkan tetap tabah, kuat, dan tawakkal," katanya.
Sebelumnya, Tanah longsor terjadi di Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah pada Selasa malam (13/11/2025).
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!