Tiga Warga Palestina Tewas Ditembak Pasukan Israel
VISI.NEWS | RAMALLAH - Pasukan Israel menembak dan membunuh dua pria Palestina dalam serangan di Tepi Barat yang diduduki pada Sabtu pagi, sementara orang Palestina ketiga meninggal karena luka yang diderita dalam operasi terpisah Israel dua minggu sebelumnya, kata pejabat medis Palestina.
Kedua korban berada di dalam kendaraan saat menjadi sasaran. Kematian itu menjadikan 12, termasuk tiga anak, jumlah warga Palestina yang dibunuh oleh pasukan Israel sepanjang tahun ini.
Brigade Jenin mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa pembunuhan ketiga pemuda itu tidak akan dibiarkan begitu saja.
Mohammad Shtayyeh, perdana menteri Palestina, menyerukan perlindungan internasional dari "penindasan" pasukan Israel.
Partai yang berkuasa di Gaza Hamas mendesak warga Palestina "untuk terus melawan pendudukan Israel dengan segala cara yang mungkin."
Dalam sebuah pernyataan, dikatakan: "Kami menekankan bahwa kebijakan agresif berkelanjutan yang diadopsi oleh pemerintah pendudukan fasis Israel terhadap rakyat Palestina dan tanah serta tempat suci mereka tidak akan memberinya rasa aman yang diakui."
Kebijakan seperti itu, tambahnya, tidak akan berhasil merongrong ketabahan dan ketahanan rakyat Palestina.
Rawhi Fattouh, presiden Dewan Nasional Palestina, mengatakan dalam sebuah pernyataan: “Laju terorisme fasis di Israel meningkat melalui kebijakan eksekusi dan pembunuhan pemerintah ekstremis baru.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!