Tiga "Ur" Warisan Mang Haji, Obituari Almaghfurlah KH Fuad Affandi

ED
Jumat, 26 November 2021 | 09:26 WIB
Bagikan
Tiga "Ur" Warisan Mang Haji, Obituari Almaghfurlah KH Fuad Affandi

Inilah yang dimaksud dengan fungsi jaring sosial pesantren. Kalau pesantren jadi jangkar komunitas, maka rakyat di sekelilingnya akan terlindungi dari krisis. Minimal soal pangan aman.

Mang Haji juga bilang, menanam adalah sebuah kegiatan religius karena apa yang kita tanam memberikan hidup. Menanam itu bak kita menstarter kehidupan. Bunga ditanam, lebah datang. Lebah melakukan penyerbukan tanaman. Tanaman memberi gizi dan oksigen. Cacing, semut, kupu-kupu, burung dan tentu saja manusia, akan menikmati apa yang kita tanam.

Saya manggut-manggut. Tidak selalu kita harus jadi seperti ustad-ustad untuk jadi religius. Menanam juga adalah sebuah kehormatan amaliah, termasuk menanam sayur. Makanya Mang Haji secara bergurau suka bilang, Tarekat Pesantren Al-Itifaq adalah tarekat sayuriah.

Tadi malam saya dapat kabar dari Faiz Manshur, Mang Haji wafat. Saya dapat info juga dari Ustad Setia Irawan CEO Al-Itifaq. Berita saya terima saat hujan mengguyur malam.

"Jenazah sedang dibawa ke Ciwidey," ujar Faiz.

Inna lillahi wa Inna ilaihi raji'un.

Apa yang Mang Haji tanam, jadi saksi kebaikan. Terima kasih Mang Haji, tokoh inspirator nan bersahaja. @Budhiana Kartawijaya/jabar.nu.or.id

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.