Tiga Pemuda dengan Tiga Aksi Hijau
Menurutnya, tidak selamanya nongkrong itu cuma konsumtif. Dan, tidak selamanya yang produktif itu tidak menumbuhkan pertemanan. Ia berharap, kegiatan semacam itu bisa membangun dan memperdalam pertemanan. “Inginnya, diskusi tentang konsumsi jadi bagian dari keseharian dalam lingkungan pertemanan,” kata Dinda.
Dinda tidak ingin ide kegiatan selalu datang darinya. Ia menjadikan proyek tersebut sebagai wadah agar setiap orang menyadari kemampuannya dalam memproduksi sesuatu, misalnya event. “Meski sesuatu itu mungkin terlihat kecil, jika dilakukan secara rutin dan sering, saya yakin dampaknya akan kuat, bisa mengubah masa depan budaya konsumsi,” ungkap Dinda.
Alya, Ndaru, dan Dinda membuktikan bahwa gerakan hijau bisa dimulai di mana saja, di ruang belajar, di tengah keluarga, atau bahkan di meja nongkrong bersama teman. Pesan yang jelas bahwa masa depan bumi juga ditentukan oleh keberanian anak muda untuk bergerak dan mewujudkan perubahan.
@uli
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!