Tiga Kebiasaan yang Sebaiknya Dihindari Setelah Makan Malam

Desi Rossilawati
Jumat, 14 Agustus 2026 | 14:32 WIB
Bagikan
Tiga Kebiasaan yang Sebaiknya Dihindari Setelah Makan Malam

Ilustrasi./visi.news/istockphoto.

VISI.NEWS - Kebiasaan yang dilakukan setelah makan malam dapat memengaruhi kenyamanan pencernaan dan kualitas tidur. Beberapa aktivitas tertentu setelah makan, terutama menjelang waktu tidur, dapat menjadi pemicu masalah pencernaan bagi sebagian orang.

Sebagaimana dikutip dari siaran Eating Well, Jumat (14/8/2026), ahli gastroenterologi menyampaikan tiga hal yang sebaiknya dihindari setelah makan malam.

1. Berbaring setelah makan malam

Berbaring terlalu cepat setelah makan malam dapat membuat asam lambung lebih mudah naik ke kerongkongan. Kondisi tersebut dapat memicu mulas pada malam hari dan mengganggu waktu tidur.

"Salah satu kebiasaan buruk yang harus dihindari adalah berbaring sekitar dua hingga tiga jam setelah makan," kata ahli gastroenterologi Edmundo Rodriguez-Frias, M.D.

Menurut Rodriguez-Frias, berbaring segera setelah makan dapat menyebabkan masalah pencernaan seperti refluks asam atau mulas.

"Tetap tegak setelah makan akan memberi waktu pada perut Anda untuk mencerna makanan dengan benar dan membantu memastikan anda tidur dengan nyaman," katanya.

Untuk menghindari kebiasaan tersebut, makan malam dapat diselesaikan lebih awal sehingga terdapat jeda sebelum waktu tidur. Waktu tersebut dapat diisi dengan aktivitas yang membuat tubuh tetap tegak, seperti merapikan dapur, berjalan-jalan santai, dan membaca.

2. Langsung berlari setelah makan malam

Berolahraga dengan intensitas tinggi, seperti berlari segera setelah makan malam, juga sebaiknya dihindari. Setelah makan, tubuh berada dalam kondisi yang mendukung proses pencernaan dan penyerapan nutrisi.

Ahli gastroenterologi Savita Srivastava, M.D. mengatakan bahwa setelah makan tubuh berada dalam mode "istirahat dan mencerna", sehingga energi dan aliran darah dapat diarahkan ke usus untuk pencernaan dan penyerapan nutrisi yang optimal.

"Lari membuat tubuh Anda memasuki mode 'bertarung atau lari' untuk mengalihkan aliran darah ke sistem muskuloskeletal," katanya.

"Ini berarti usus kekurangan oksigen dan energi ketika sangat membutuhkannya, yang menyebabkan kram perut dan diare pelari yang mengganggu," ia menambahkan.

Bagi yang ingin melakukan olahraga intensif setelah makan malam, disarankan menunggu beberapa jam setelah mengonsumsi makanan dalam jumlah banyak sebelum berlari.

3. Minum alkohol sebelum tidur

Mengonsumsi alkohol sebelum tidur juga dapat memengaruhi kondisi pencernaan dan kualitas tidur.

Dokter spesialis gastroenterologi dan hepatologi Michael Bass, M.D. mengatakan bahwa alkohol dapat mengendurkan katup di bagian bawah kerongkongan.

"Masalahnya adalah alkohol mengendurkan katup di bagian bawah kerongkongan, katup yang seharusnya menahan asam lambung, dan itu mengganggu tidur Anda di paruh kedua malam," katanya.

"Anda akan bangun dengan kurang segar dan lebih banyak mengalami refluks," tambahnya.

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.