Tiga Founder Perempuan Buktikan Bisnis Bisa Jadi Penggerak Perubahan
"Sebelum kita bisa pintar dan berdaya secara ekonomi, yang kita butuhkan pertama kali adalah sehat. Kalau sehat, kita bisa melakukan apa saja," ujar Elisa.
DoctorTool mengembangkan sistem rekam medis digital yang telah terintegrasi dengan BPJS Kesehatan dan platform SATUSEHAT. Teknologi tersebut memungkinkan tenaga medis mengakses riwayat pasien dalam hitungan detik sehingga proses pelayanan menjadi lebih cepat.
Selain itu, perusahaan juga mengembangkan fitur Artificial Intelligence (AI) Clinical Decision Support yang membantu dokter dalam pengambilan keputusan klinis, termasuk mendukung penanganan kasus stunting.
Saat ini layanan DoctorTool telah digunakan di 37 provinsi dan menjangkau sekitar 15 juta penerima layanan kesehatan.
Elisa menegaskan bahwa penggunaan kecerdasan buatan tidak dimaksudkan untuk menggantikan peran tenaga medis.
"Kami percaya AI bukan untuk menggantikan dokter, tetapi untuk membantu mereka agar punya lebih banyak waktu melakukan hal yang paling penting, yaitu berinteraksi dan menganalisis kondisi pasien secara langsung," katanya.
Melalui pendanaan dari DBS Foundation, DoctorTool akan memperkuat pengembangan teknologi AI, infrastruktur digital, serta kapasitas tim engineering.
Membuka Kesempatan Kerja bagi Penyandang Disabilitas
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!