Tiga Alasan Engineer Outsourcing Beri Benefit Lebih Bagi Perusahaan di Kala Tech Winter

ED
Senin, 6 Maret 2023 | 14:15 WIB
Bagikan
Tiga Alasan Engineer Outsourcing Beri Benefit Lebih Bagi Perusahaan di Kala Tech Winter
VISI.NEWS | JAKARTA - Situasi dan kondisi perekonomian global masih cukup menantang bagi upaya pemulihan. Setelah melalui pandemi Covid-19, dinamika geopolitik antara Rusia dan Ukraina juga menjadi tantangan bagi kinerja pemulihan ekonomi. Sementara itu, berbagai perusahaan dituntut untuk terus melakukan inovasi agar bisa terus menjaga keberlangsungan bisnis.

Perkembangan zaman mendorong banyak perusahaan untuk berubah. Hal ini mendorong kebutuhan akan talenta digital terus bertambah, terlebih bagi perusahaan skala menengah yang sedang dalam proses transformasi digital atau sedang mengembangkan produk (product development). Pada situasi ini, sebenarnya terdapat peluang bagi perusahaan untuk menemukan talenta digital yang berkualitas tanpa menguras biaya operasional, yakni dengan sistem outsourcing.

Outsourcing Talenta Digital Jadi Opsi Menguntungkan

Outsourcing, penyerahan sebagian pekerjaan kepada perusahaan lain. Outsourcing juga bisa dipahami sebagai menggunakan atau mempekerjakan talent dari pihak ketiga untuk menyelesaikan pekerjaan tertentu di dalam perusahaan. Alasan utama outsourcing merupakan opsi yang menguntungkan bagi perusahaan pada umumnya adalah efisiensi budget dan manpower planning yang lebih fleksibel.

Menurut survey yang dilakukan Deloitte, 87% perusahaan di sektor teknologi menggunakan outsourcing untuk menghemat biaya operasional mereka. Deloitte juga menjelaskan, 65% responden dari perusahaan global merasakan benefit utama dari outsourcing adalah mereka dapat fokus pada pengembangan core bisnis. Disusul benefit kedua yang umumnya dirasakan oleh 63% perusahaan adalah mampu mengurangi biaya operasional mereka.

Mengingat biaya yang dibutuhkan dalam software development adalah operasional, maka engineer outsourcing dapat menjadi pilihan yang menguntungkan bagi perusahaan. Hal ini sejalan dengan riset yang dilakukan oleh GoodFirms yang menjelaskan, 61% perusahaan teknologi membutuhkan waktu 4-6 bulan untuk mengembangkan software. Sehingga perusahaan dapat menggunakan outsourcing sebagai opsi yang lebih terjangkau sesuai dengan kebutuhan dan timeline software development.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.