Thailand Tundukkan Myanmar 2-0, Sempurna ke Semifinal

ED
PN
Minggu, 9 Agustus 2026 | 08:38 WIB
Bagikan
Thailand Tundukkan Myanmar 2-0, Sempurna ke Semifinal

VISI.NEWSThailand memastikan diri sebagai juara Grup B ASEAN Hyundai Cup 2026 setelah mengalahkan Myanmar dengan skor 2-0 di Stadion Rajamangala, Bangkok, Sabtu, 8 Agustus 2026.

Dua gol kemenangan Thailand seluruhnya tercipta melalui tendangan penalti. Worachit Kanitsribumphen membuka keunggulan pada menit ke-11, sebelum Jehhanafee Mamah menggandakan skor pada menit ke-52.

Kemenangan tersebut menjadi kemenangan keempat secara beruntun bagi Thailand di fase grup. Tim asuhan Anthony Hudson pun menutup perjalanan di Grup B dengan catatan sempurna, yakni empat kemenangan dari empat pertandingan, mencetak 10 gol dan tanpa kebobolan. 

Hasil ini sekaligus memastikan Thailand melaju ke semifinal untuk ke-14 kalinya dalam sejarah turnamen. Sebaliknya, Myanmar harus mengakhiri kiprahnya setelah gagal mengamankan tiket ke babak empat besar. 

Worachit buka keunggulan dari titik putih

Thailand langsung mengambil kendali pertandingan sejak awal. Keunggulan tuan rumah datang pada menit ke-11 setelah wasit Yosuke Ohashi menunjuk titik putih.

Keputusan tersebut diberikan setelah bola hasil upaya umpan silang Narubadin Weerawatnodom dari sisi kanan mengenai tangan Win Naing Tun di dalam kotak penalti.

Worachit Kanitsribumphen maju sebagai eksekutor. Gelandang Thailand itu menjalankan tugasnya dengan tenang dengan mengarahkan bola ke sudut bawah gawang yang tidak mampu dijangkau kiper Myanmar, Zin Nyi Nyi Aung.

Gol tersebut membuat Thailand unggul 1-0.

Myanmar kemudian berusaha merespons. Kapten Kyaw Min Oo sempat mengancam melalui tendangan jarak jauh yang melaju di atas permukaan lapangan yang basah.

Thailand juga memiliki peluang untuk menambah keunggulan. Chawanwit Sealao mendapatkan kesempatan dari dalam kotak penalti Myanmar, tetapi tembakannya masih mampu diblok pemain lawan.

Myanmar hampir menyamakan kedudukan

Myanmar nyaris mendapatkan gol penyeimbang pada masa tambahan waktu babak pertama.

Lwin Moe Aung memperoleh peluang emas setelah mendapatkan bola di sekitar sudut kotak enam meter. Ia melepaskan tembakan keras, tetapi bola justru membentur mistar gawang.

Kiper Thailand, Kampon Phatomakkakul, sudah tidak mampu menjangkau bola tersebut sehingga peluang Myanmar itu menjadi salah satu momen terbaik mereka sepanjang pertandingan.

Thailand kembali mendapat penalti

Memasuki babak kedua, Thailand tidak membutuhkan waktu lama untuk memperlebar keunggulan.

Tujuh menit setelah jeda, wasit kembali menunjuk titik putih setelah tinjauan melalui monitor di sisi lapangan.

Pelanggaran terjadi ketika tembakan Worachit mengenai tangan Soe Moe Kyaw di dalam kotak penalti. Wasit Ohashi kembali memutuskan Thailand mendapatkan hadiah penalti.

Kali ini Jehhanafee Mamah mengambil tanggung jawab sebagai eksekutor.

Pemain tersebut melepaskan tendangan keras ke sudut atas gawang. Zin Nyi Nyi Aung tidak memiliki kesempatan untuk menghentikannya.

Thailand pun unggul 2-0 pada menit ke-52.

Gol tersebut menjadi catatan penting bagi Jehhanafee karena merupakan gol pertamanya untuk tim nasional Thailand.

Myanmar kembali mengancam

Tertinggal dua gol, Myanmar berusaha memperkecil ketertinggalan.

Win Naing Tun hampir mencetak gol ketika melepaskan tembakan kaki kanan dari luar kotak penalti. Bola melaju deras dan kembali membentur mistar gawang Thailand.

Thailand sendiri masih berupaya mencari gol ketiga.

Sarach Yooyen sempat memperoleh peluang melalui tendangan bebas, tetapi sepakannya masih melebar dari sasaran.

Pada menit-menit akhir, Jehhanafee hampir mencetak gol keduanya. Namun, Zin Nyi Nyi Aung berhasil menggagalkan peluang tersebut tujuh menit sebelum pertandingan berakhir.

Kiper Myanmar kembali melakukan penyelamatan ketika Chaiyaphon Otton melepaskan tembakan yang mengarah ke gawang.

Thailand akhirnya mampu mempertahankan keunggulan 2-0 hingga peluit akhir.

Thailand sempurna di Grup B

Kemenangan atas Myanmar membuat Thailand mengakhiri fase grup dengan catatan sempurna.

Tim berjuluk War Elephants tersebut meraih empat kemenangan dari empat pertandingan dan finis di posisi pertama Grup B dengan 12 poin.

Thailand juga mencetak 10 gol dan tidak kebobolan sepanjang fase grup. Catatan tersebut menjadi salah satu bukti kuatnya performa pertahanan tim asuhan Anthony Hudson. 

Sebelum mengalahkan Myanmar, Thailand telah meraih kemenangan atas Malaysia, Filipina, dan lawan-lawan lainnya di Grup B. Kemenangan 2-0 atas Malaysia pada 1 Agustus serta kemenangan tipis 1-0 atas Filipina pada 4 Agustus menjadi bagian dari rangkaian hasil sempurna tersebut. 

Myanmar tersingkir

Bagi Myanmar, kekalahan dari Thailand memastikan perjalanan mereka di ASEAN Hyundai Cup 2026 berakhir pada fase grup.

Myanmar sebelumnya sempat menjaga peluang lolos setelah meraih kemenangan besar 7-2 atas Laos pada 4 Agustus. Namun, hasil tersebut tidak cukup untuk membawa mereka ke semifinal.

Thailand ke semifinal

Sebagai juara Grup B, Thailand akan menghadapi Singapura yang finis sebagai runner-up Grup A pada babak semifinal.

Leg pertama semifinal dijadwalkan berlangsung di Jalan Besar Stadium, Singapura, pada Sabtu, 15 Agustus 2026. Pertandingan leg kedua kemudian digelar di Bangkok tiga hari setelahnya.

Singapura memastikan tiket semifinal setelah bermain imbang 1-1 dengan Indonesia pada pertandingan terakhir Grup A. Hasil tersebut membuat Singapura finis di posisi kedua Grup A di bawah Vietnam. 

Dengan demikian, Thailand akan menghadapi Singapura dalam duel yang mempertemukan juara Grup B dengan runner-up Grup A.

Jehhanafee jadi pemain terbaik

Penampilan Jehhanafee Mamah dalam kemenangan atas Myanmar membuatnya dinobatkan sebagai Hyundai Player of the Match.

Selain mencetak gol kedua Thailand, pemain bernomor punggung 18 itu juga memberikan kontribusi penting dalam menjaga tekanan Thailand setelah turun minum.

Dua penalti menjadi pembeda dalam pertandingan ini. Namun, Thailand secara keseluruhan mampu mempertahankan dominasi dan mengontrol pertandingan hingga akhir.

Dengan rekor empat kemenangan, 10 gol dan tanpa kebobolan, Thailand kini menatap semifinal dengan kepercayaan diri tinggi.

Tantangan berikutnya adalah Singapura yang akan menjadi lawan Thailand dalam dua leg semifinal mulai 15 Agustus 2026.

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.