Terharu dan Bangga, Hj. Neng Tarno Apresiasi Anugerah Pahlawan Nasional
Ia juga menanggapi adanya pro dan kontra di masyarakat terhadap beberapa nama penerima gelar tahun ini. Dengan bijak, Neng Tarno mengatakan bahwa perbedaan pendapat adalah hal yang wajar dalam kehidupan berbangsa. “Saya sangat berterima kasih kepada masyarakat. Adanya pro dan kontra itu hal yang lumrah. Justru dari perbedaan itulah kita belajar menghargai pandangan orang lain demi kepentingan bersama,” katanya menegaskan.
Dengan penuh ketulusan, Hj. Neng Tarno menyampaikan apresiasinya kepada Presiden Prabowo atas keputusan yang dianggapnya berani dan bermakna. “Satu kata saya sebagai rakyat kecil: terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto yang telah memberikan anugerah gelar Pahlawan Nasional tepat di Hari Pahlawan,” ujarnya.
Menutup perbincangan, ia menyampaikan doa dan harapan terbaiknya untuk sang Kepala Negara. “Semoga Bapak Prabowo, Presiden ke-8 Republik Indonesia, selalu diberi kesehatan, amanah dalam memimpin, dan mampu menyejahterakan rakyat Indonesia. Marilah kita bersatu demi kepentingan bangsa, lepaskan ego pribadi demi kemakmuran bersama,” ucap Hj. Neng Tarno dengan penuh haru.
Bagi Hj. Neng Tarno, Hari Pahlawan 10 November 2025 bukan hanya tentang mengenang masa lalu, tetapi juga tentang menyalakan kembali semangat perjuangan di masa kini. Ia percaya, setiap warga negara memiliki perannya masing-masing untuk menjadi pahlawan di tengah masyarakat. “Kalau bukan kita yang menjaga Indonesia, siapa lagi?” pungkasnya dengan senyum hangat.
@uliBerita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!