Terharu dan Bangga, Hj. Neng Tarno Apresiasi Anugerah Pahlawan Nasional

ED
Rabu, 12 November 2025 | 18:32 WIB
Bagikan
Terharu dan Bangga, Hj. Neng Tarno Apresiasi Anugerah Pahlawan Nasional

VISI.NEWS | BANDUNG – Suasana haru menyelimuti hati Hj. Neng Tarno, salah satu tokoh wanita Kabupaten Bandung, ketika mendengar kabar bahwa Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada sepuluh tokoh bangsa di Istana Negara, Senin (10/11/2025). Bertepatan dengan Hari Pahlawan, momen itu baginya bukan sekadar seremoni kenegaraan, melainkan bentuk penghormatan mendalam atas jasa para pejuang yang telah mengorbankan segalanya untuk negeri ini.

Penganugerahan tersebut didasarkan pada Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 116/TK/Tahun 2025 tentang Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional. Dalam suasana penuh kebangsaan di Istana Negara, Presiden Prabowo menyerahkan langsung tanda kehormatan kepada keluarga penerima, menegaskan komitmen negara untuk terus mengenang dan meneladani perjuangan para pahlawan.

“Sebagai warga negara, saya merasa sangat terharu,” tutur Hj. Neng Tarno dengan suara lembut namun penuh semangat. “Semoga hal ini menjadi pedoman bagi generasi mendatang agar mereka pun tumbuh menjadi pahlawan di zamannya masing-masing,” ujarnya penuh makna.

Ia menuturkan kebanggaannya sebagai warga Jawa Barat karena salah satu tokoh asal tanah Pasundan turut mendapat anugerah bergengsi itu, yakni almarhum Umar Wirahadikusuma. “Sebagai orang Jawa Barat, tentu saya merasa bangga. Beliau bukan hanya tokoh nasional, tetapi juga kebanggaan masyarakat Jawa Barat. Ini bentuk penghargaan atas jasa beliau bagi bangsa dan negara,” ungkapnya dengan mata berbinar.

Tak hanya itu, Hj. Neng Tarno juga menyinggung sosok almarhum Presiden kedua RI, H. M. Soeharto, yang turut dianugerahi gelar Pahlawan Nasional tahun ini. Baginya, penghargaan itu sangat tepat. “Saya masih ingat betul masa kepemimpinan beliau. Di zaman Pak Harto, kehidupan terasa lebih stabil. Sandang pangan murah, rakyat hidup lebih tenang. Itu kesan yang masih melekat di ingatan saya,” kenangnya.

Menurut Neng Tarno, pemberian gelar Pahlawan Nasional bukan semata bentuk penghargaan, tetapi juga pesan moral bagi seluruh rakyat Indonesia. Ia menyebut, momen ini seharusnya menjadi cermin untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air dan semangat pengabdian tanpa pamrih. “Kita semua bisa menjadi pahlawan, meski dengan cara sederhana—menjaga persatuan dan menolong sesama,” ujarnya lirih.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.