Studi FedEx-JA: 99 Persen Anak Muda Indonesia Ingin Lebih Siap Kerja 27 Aug 2026 Cuaca Bandung 27 Agustus 2026, Hujan Ringan Berpotensi Turun di Sejumlah Wilayah 27 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Cimahi Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Bandung Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Bandung Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Jadwal Sholat DKI Jakarta Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Jadwal Sholat Kabupaten Bandung Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Studi FedEx-JA: 99 Persen Anak Muda Indonesia Ingin Lebih Siap Kerja 27 Aug 2026 Cuaca Bandung 27 Agustus 2026, Hujan Ringan Berpotensi Turun di Sejumlah Wilayah 27 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Cimahi Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Bandung Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Bandung Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Jadwal Sholat DKI Jakarta Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Jadwal Sholat Kabupaten Bandung Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026

Terbang ke Mesir, Prabowo Bahas Ini di Konferensi Negara Berkembang

Desi Rossilawati
Selasa, 17 Desember 2024 | 12:09 WIB
Bagikan
Terbang ke Mesir, Prabowo Bahas Ini di Konferensi Negara Berkembang

VISI.NEWS | JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto terbang ke Kairo, Mesir, untuk menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi D-8. Ini merupakan konferensi dari kumpulan delapan negara berkembang.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan pembahasan yang pertama dilakukan adalah negara-negara berkembang akan menyamakan langkah dalam menghadapi situasi geopolitik dunia.

"Pertama D-8 itu kan menyamakan langkah dalam rangka hadapi situasi global secara geopolitik hari ini tentu termasuk apa yang terjadi di Timur Tengah di Gaza, semangatnya kan kita dari developing country kan sama, untuk mendukung Palestina," jelas Airlangga di Lanud Halim Perdanakusumah, Selasa (17/12/2024).

Kemudian, pembahasan yang kedua adalah mengenai pemberdayaan UMKM. Indonesia akan membagikan pengalaman dalam rangka melakukan digitalisasi UMKM.

"Dan kedua adalah bagaimana pemberdayaan UMKM dan bagaimana UMKM di negara D-8 bisa bekerja sama. Kerja sama ini lah yang di D-8 didorong," jelasnya.

"Termasuk sampai digitalisasi, ini yang akan kita share dengan negara D-8 lainnya," tambahnya.

Airlangga bilang KTT D-8 kemungkinan tidak akan menghasilkan komitmen investasi, hanya saja para negara-negara berkembang ini akan melakukan penyamaan persepsi agar tercipta level persaingan yang adil di tiap negara. Selain itu, KTT D-8 juga akan membuka kesempatan pasar yang baik bagi para pebisnis yang ada di negara-negara berkembang, khususnya anggota D-8.

"Berbeda dengan yang lain yang ujungnya adalah komitmen investasi besar, kalau ini ujungnya adalah me-level playing field-kan para investor di D8 tersebut dan membuka kesempatan pasar di D8 untuk bisa dimanfaatkan bersama," pungkasnya. @desi

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.